Pemilihan Calon Ketua OSIS dan MPK

(27/9) Siang ini tepatnya mulai pukul 14.00 akan digelar prosesi pemilihan Calon Ketua Umum OSIS dan Calon Ketua MPK SMAN 10 Malang Periode 2017 – 2018, ada 3 kandidat Ketua Umum OSIS dan 3 kandidat Ketua MPK. Kesemua kandidat ini berasal dari kelas XI yang memiliki visi dan misi yang berbeda-beda, masing-masing kandidat mengutarakan atau berkampanye keunggulan dari program kerjanya. Para Calon Ketua Umum OSIS adalah Amanullah B., M. Abrahama A., Safitri S. Sedangkan para Calon Ketua MPK adalah Rahadian T., Amarizka D., Reista Fatikah.

Kampanye Pemilihan Calon Ketum OSIS dan MPK

Secara bergantian mereka berorasi di tengah-tengah lapangan di depan seluruh siswa kelas X, XI, hingga siswa kelas XII, sebagai MC atau moderator adalah Durriyya Tsabitah dan Cyntia yang notabene mereka adalah pengurus OSIS/MPK kelas XII. Durasi menyampaikan program dan visi misi selama kurang lebih 5 menit, seusai semua calon berorasi, para siswa yang menonton diberi kesempatan untuk bertanya tentang program kerja jika terpilih, komitmen, dan kritikan. Tidak hanya para perwakilan siswa yang mengajukan pertanyaan, kesempatan serupa juga diberikan kepada Bapak/Ibu guru diantaranya Ibu Wahyu, Pak David, dan Pak Yudi.

Pengumpulan Surat Suara

Selepas orasi, seluruh siswa yang sudah mendapatkan surat suara langsung antri di depan bilik suara sederhana yang sudah disiapkan oleh panitia pemilihan. Mereka sangat antusias sekali untuk mencoblos guna menunjukkan suasana demokrasi di sekolah yang kondusif, pemilihan yang jujur dan adil, dengan prinsip “Siap Menang, Siap Kalah”.

“semoga kedepannya masa bakti pengurus OSIS/MPK yang baru dapat lebih baik lagi”, ujar Nadia Alyafira – Ketua Umum OSIS Periode 2016/2017.

Apel Pagi, Tidak Seperti Biasanya

(16/10) Awalnya pagi akan dilaksanakan pada pukul 06.30, akan tetapi karena hujan gerimis,  maka Apel Pagi ditunda, jadi semua siswa mengikuti pelajaran di kelas terlebih dahulu hingga jam ke-2 selesai. Seiring hujan gerimis sudah mereda tepat bel pergantian jam pelajaran ke-3 yakni pukul 08.15 seluruh siswa berkumpul di lapangan upacara untuk melaksanakan Apel Pagi.

Pengarahan dari Pembina Apel

Pak Sudibyo, guru Bahasa Indonesia, pagi ini bertugas sebagai Pembina Apel. Dikarenakan matahari sudah mulai meninggi, maka Pak Sudibyo memberikan aba-aba kepada seluruh peserta apel untuk duduk, dengan harapan mengurangi tingkat ketegangan siswa atau membuat suasana apel tidak formal, hal inilah yang menjadikan Apel Pagi kali ini tidak seperti biasanya.

Tidak banyak yang disampaikan Pak Dibyo dalam apel pagi ini, hanya poin-poinnya saja, diantaranya tentang perbaikan manajemen di kelas oleh pengurus kelas, tingkat kebersihan dan kerapian siswa. Ada hal yang sangat menyentuh dalam pengarahan pagi ini, yakni tentang kepekaan sosial di antara siswa, begitu juga tingkat kepekaan sosial oleh siswa kepada Bapak/Ibu guru di sekolah. Ini penting sekali untuk kelancaran program-program sekolah dan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Pak Sudbyo sbg Pembina Apel Pagi

Pembina Apel juga menyinggung tentang kesiapan panitia HUT sekolah yang akan digelar minggu ini, tanggal 20 – 21 Oktober 2017 dengan harapan agar semua agenda HUT sekolah dapat dikoordinasikan dan dilaksanakan dengan baik dan lancar.

Gempita Muharram

(14/10) “Dengan Semangat Tahun Baru Hijriyah Kita Tingkatkan Ukhuwah Dan Kepedulian Sosial Antar Sesama” itulah tema pada Tahun Baru Hijiriyah kali ini yang diselenggarakan oleh 30 siswa yang tergabung dalam Badan Dakwah Islamiyah SMAN 10 Malang.

Penampilan Albanjari

Dihelat sejak pukul 07.30 dibuka oleh perform dari Albanjari BDI SMANDASA dengan persembahan beberapa lagu nuansa Islami, dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci Al-Qur’an dan Sambutan dari Pak Rahmat selaku Pembina BDI SMAN 10 Malang, selain penampilan Albanjari, BDI juga mempersembahkan Nasyid lagu-lagu Islami untuk menambah semarak Gempita Muharram.

Tidak seperti biasanya di sesi ceramah mengundang ustadz atau kyai, yang berbeda kali adalah mahasiswa dari Jerman yang mengikuti program pertukaran mahasiswa antara Jerman dan Indonesia, saat ini sedang mengikuti perkuliahan di Universitas Negeri Malang. Dia bernama Kevin Mlynski, sebagai seorang mualaf, Kevin menceritakan pengalaman hidupnya selama masih tinggal di Jerman dengan berbagai tantangan dan perkembangan kehidupan muslim di Jerman. “Islam di Indonesia jauh lebih terbuka”, ujar Kevin.

Ceramah Kevin Mlynski

Sang mualaf ini dalam menyampaikan pengalaman hidupnya di depan seluruh siswa kelas X dan XI yang hadir menggunakan Bahasa Inggris, tetapi hal itu tidak menjadi kendala karena ada Ravananta Andana Putrandi, siswa kelas XI IPS I 3 yang memang fasih berbahasa Inggris begitu juga menterjemahkan Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia. Sharing pengalaman yang seperti ini bisa semakin meningkatkan motivasi anak-anak dalam belajar dan menekuni agama meski hanya 45 menit hingga 1 jam.

Rangkaian acara ditutup dengan pemilihan Putri Muslim dan pembagian santunan untuk anak yatim panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama lebih-lebih kepada yang sangat membutuhkan, semoga agenda keagamaan ini semakin meningkatkan Ukhuwah Islamiyah.

Wajah Baru di SMANDASA

(9/10) Senin pagi ini sedianya sesuai agenda adalah Gathering semua siswa dengan wali kelasnya masing-masing. Namun berubah jadi apel pagi, dikarenakan mulai hari ini SMAN 10 Malang kedatangan guru baru yang langsung dari Jepang, tentunya akan mengajar Bahasa Jepang.

Sebelum diperkenalkan kepada seluruh siswa, diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Ibu Wahyu Nuryani, dalam sambutannya Bu Wahyu menyampaikan tentang beberapa agenda HUT SMAN 10 Malang ke-18 yang jatuh pada tanggal 20 Oktober 2017 nanti.

Apel Pagi

Selain itu Bu Wahyu juga menyampaikan selamat kepada Tim Bola Basket SMANDASA atas prestasi yang telah diraih dari pertandingan yang digelar pada hari minggu kemarin (8/10) sampai ke babak semifinal.

Selanjutnya Ibu Wahyu Nuryani memperkenalkan Guru Native Speaker yang bernama Furusawa Manami, beliau berasal dari Nagoya – Jepang, Bu Furusawa memperkenalkan dirinya menggunakan Bahasa Indonesia di depan seluruh siswa kelas X, XI, dan XII selama kurang lebih 5 menit, perkenalan diakhiri dengan Bu Wahyu selaku Pembina Apel memberikan bunga kepada Bu Furusawa sebagai tanda ucapan selamat datang dan bergabung di keluarga besar SMAN 10 Malang. Bertugas di SMAN 10 Malang sampai dengan bulan Maret 2018 jadi selama 6 bulan kedepan akan menjadi assistant teaching dari Ibu Dhevi Amalia di kelas Bahasa Jepang untuk kelas XI IPS dan kelas XI IPA.

Tanda Selamat Datang di SMAN 10 Malang

Native Speaker ini berasal dari Japan Foundation melalui program Nihongo Partners, yakni kerjasama dengan semua SMA yang ada di Indonesia dibidang pendidikan, tentunya dengan adanya guru baru yang berasal dari Jepang akan membuat suasana belajar di SMAN 10 Malang berbeda dengan sebelumnya, siswa akan semakin semangat dan termotivasi untuk belajar lebih mendalam kepada orang yang langsung dan asli dari negara Jepang.

NKRI Harga Mati…!!!

(2/10) Judul itulah yang menjadi tema pada upacara bendera hari Senin ini, sesuai dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada hari Minggu, tanggal 1 Oktober kemarin. Seluruh siswa kelas X hingga kelas XII menjadi peserta upacara , begitu juga seluruh Bapak Ibu Guru dan Staff. Ibu Dwi Lestari, kepala SMAN 10 Malang bertindak sebagai Pembina Upacara selama kurang lebih 45 menit.

Foto 1

Refleksi Hari Kesaktian Pancasila bagi seluruh siswa yang notabene generasi penerus bangsa wajib menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang sudah diperjuangkan oleh seluruh elemen Bangsa Indonesia, hingga terjadinya penghianatan Gerakan 30 September 1965 oleh PKI yang telah membuktikan bahwa Pancasila Sakti.

Selain itu, Ibu Dwi Lestari menyampaikan dalam sambutannya tentang Tata Tertib siswa yang wajib dijaga dan dilaksanakan oleh seluruh siswa sebagai tolok ukur tingkat kedisiplinan dalam mengikutii Kegiatan Belajar dan Mengajar di sekolah.

Foto 2

Prestasi siswa juga disoroti oleh Kepala Sekolah, siswa yang dulunya pada saat masih di bangku SMP sering meraih prestasi dibidang akademik maupun non akademik, seyogyanya begitu menginjak bangku SMA juga menghasilkan banyak prestasi. Memang untuk meraih itu diperlukan proses, perjuangan, dan pengorbanan menuju ke tangga kesuksesan.

Ibu Kepala Sekolah menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas semua prestasi yang telah diraih untuk SMAN 10 Malang, seperti halnya prestasi yang telah diraih oleh :

  1. Pramana Herjati Putra Dionchi, Juara III Lomba Poster FLS2N Tingkat Jawa Timur Tahun 2017
  2. Ludia, Peraih Medali Emas Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  3. Ferira, Peraih Medali Emas Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  4. Febri, Peraih Medali Perak Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  5. Rage, Peraih Medali Perak Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  6. Diajeng, Peraih Medali Perak Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  7. Nabila, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  8. Salma, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  9. Adrian, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  10. Afvan, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  11. Bagus, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  12. Ryan, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  13. Saila, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017

Foto 3

Dari sebanyak prestasi tersebut, semoga menjadi trigger atau pemicu bagi siswa lainnya untuk terus menghasilkan prestasi non akademik maupun non akademik sesuai dengan bidang keahlian masing-masing demi kejayaan SMAN 10 Malang.

Peringatan Hari Olahraga Nasional 2017

(28/9) Sebanyak kurang lebih 30 siswa SMAN 10 Malang sejak pukul 06.30 sudah berkumpul di Stadion Gajayana Kota Malang bersama ratusan, mungkin bahkan ribuan siswa lainnya untuk mengikuti upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional. Walikota Malang Abah Anton sebagai pembina upacara ini, tampak hadir pula Komandan Korem Malang, Kapolres Malang Kota, dan beberapa pejabat daerah Kota Malang lainnya.

Senam Bersama

Salah satu tujuan dari gelaran upacara ini adalah juga untuk memberikan penghargaan kepada para atlit yang berasal dari Kota Malang. Seusai upacara, seluruh peserta upacara melaksanakan senam bersama yang dipandu oleh beberapa instruktur senam Kota Malang, meskipun usia sudah tidak muda lagi, para Ibu instruktur senam tampak bersemangat dan sangat enerjik memimpin senam kesehatan.

Meski sinar matahari sudah mulai terik hal itu tidak membuat peserta mengendurkan semangatnya, karena gerakan-gerakan senam yang sangat enjoy, asyik dan irama lagu yang menggugah hormon selama 60 menit.

Selesai berolahraga, acara pindah di depan pintu timur stadion yakni pemberangkatan konvoi para atlit Kota Malang yang mendapat medali di ajang Sea Games 2017 oleh Walikota Malang, Komandan Korem Malang, dan Kapolres Malang Kota, dan pejabat daerah lainnya.

Disiplin dan Tertib

(18/9) Semangat pagi mengawali aktivitas di sekolah dengan Apel Pagi yang dihadiri oleh seluruh siswa kelas X hingga kelas XII, tentunya Kepala Sekolah beserta guru dan karyawan juga turut mengikuti apel.

Bapak Tri Widodo selaku Koordinator Tim Tatib pagi itu sebagai Pembina Apel, sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya, maka materi yang disampaikan adalah tentang kedisiplinan siswa mulai dari atribut sekolah hingga ketertiban jam masuk sekolah. Sekolah memiliki aturan bahwa jam masuk sekolah itu jam 6.30 pagi, tentunya maksimal sebelum jam tersebut seluruh siswa sudah berada di sekolah dan siap untuk mengikuti jam pelajaran pertama.

Apel Pagi Hari Senin

Sekolah sudah sejak awal tahun pelajaran 2017/2018 memberikan sosialisasi kepada seluruh warga sekolah dan para orang tua siswa bahwa jam masuk sekolah pukul 6.30 dan pintu gerbang sekolah sudah ditutup, jika terlambat masuk sekolah, maka akan ada konsekuensi yang harus diterima para siswa tersebut dari sekolah.

Selama para siswa tersebut mengenyam pendidikan di sekolah ini, maka selama itu pula lah Bapak/Ibu Guru akan selalu membimbing dan memberikan pembinaan kepada para siswa untuk menjadi generasi yang disiplin terhadap segala hal.