PAT Semester Genap

(15/5) Selama 8 hari pelaksanaan PAT (Penilaian Akhir Tahun) Tahun Pelajaran 2017/2018 untuk kelas X dan XI digelar di SMAN 10 Malang, dimulai pada hari Senin tanggal 14 Mei 2018 pukul 07.30 – 09.00 WIB sesi pertama dengan mata ujian Matematika, dilanjutkan dengan sesi pada pukul 09.45 – 11.15 WIB diisi mata ujian Bahasa Indonesia.

Foto 1

Seluruh peserta ujian wajib sudah memasuki ruang ujian 15 menit sebelum bel ujian dimulai, PAT semester ini panitia ujian menggunakan 2 sistem yakni CBT (Computer Base Test) dan PBT (Paper Base Test). Panitia PAT menyiapkan 19 ruang ujian, dengan rincian ruang 1 hingga ruang 18 diisi 18 siswa kelas X dan 18 siswa kelas XI, sedangkan ruang 19 khusus diperuntukkan siswa kelas X Bahasa, sehingga untuk memudahkan pengawasan setiap harinya antara siswa kelas X dan XI berbeda seragamnya seperti contohnya pelaksanaan PAT hari ini (Selasa) kelas X mengenakan seragam abu-abu putih sedangakan siswa kelas XI berseragam abu-abu biru.

Foto 2

Pelaksnaan PAT ini tidak berlajan selaama 8 hari full, dikarenakan terdapat libur awal bulan Ramadhan, maka dilanjutkan kembali pada hari Senin tanggal 21 Mei hingga 28 Mei 2018.

TEN 5.0

Yuk, Intip Sisi Menarik dari TEN 5.0!

Foto 1

Togetherness Noon edisi 5 atau TEN 5.0 pada hari Sabtu (5/5) mengangkat ‘Nasionalisme’ sebagai tema utama. Acara ini sudah tahun kelima untuk dijadikan acara rutin bagi SMAN 10 Malang, sekaligus menjadi ajang bagi calon Putra-Putri Smandasa untuk unjuk bakat. Para calon Putra-Putri Smandasa ini diharapkan dapat menjadi role model bagi siswa-siswi SMAN 10 Malang, di dalam maupun di luar sekolah.

 Foto 2

Gelar Putra-Putri Smandasa tahun ini diraih oleh pasangan Derrick dan Dewi. Pemilihan Putra-Putri Smandasa ini tidak dilakukan secara sembarangan, karena mereka benar-benar diharapkan dapat mengharumkan nama baik sekolah. “Mereka dipilih secara ketat. Dari segi teman-temannya, pandangan dari para guru,attitude, juga kepintaran menjadi pertimbangan yang besar,” ucap Raqean, salah satu panitia TEN.

Foto 3

Untuk Putra-Putri Smandasa Karya dimenangkan oleh Hanif dan Briliyanti. Sedangkan Putra-Putri Smandasa Lingkungan Hidup dimenangkan oleh pasangan Rheza dan Nuria. Rheza sendiri mengusung visi dan misi yang inovatif. Visinya adalah menciptakan lingkungan kreatif, inovatif, berakhlak mulia, serta maju dalam IPTEK. Misinya adalah melaksanakan visi serta membangun lingkungan kreatif dan inovatif. “Kesannya ikut ajang Putra-Putri Smandasa ini penuh perjuangan, deg-degan, nggak nyangka bisa kepilih. Semoga saya bisa mengemban tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ucapnya.

Foto 4

Tahun ini banyak sekali keragaman yang ditampilkan dalam TEN. Disambut oleh Kepala Sekolah SMAN 10 Malang yaitu Ibu Husnul Chotimah, acara ini dibuka oleh Smandasa Choir, mempertunjukkan terbaik penampilan mereka. Penampilan dari Ekstrakurikuler Band juga mendapatkan sorak sorai meriah dari penonton. Walaupun terik matahari menyengat, semangat penonton untuk memeriahkan panggung tidak juga luntur. Stan-stan makanan di pinggir lapangan juga bervariasi.

Foto 5

Aneka jajanan hingga makanan yang sedang ngehits seperti Es Kepal Milo menemani suasana party muda-mudi SMAN 10 Malang yang sedang berbahagia. Penampilan yang ditunggu-tunggu seperti Modern Dance, membuat audience semakin bersorak riuh. Dan tidak lupa, DJ Aria sebagai closing menutup acara TEN pada sore hari itu. Semoga TEN tetap bisa menjadi acara yang menarik dan inovatif kedepannya, ya! (tiy)

“Congratulation and Good Luck, Kakak-Kakak SPECTRE!”

Lepas Kenang Siswa SMAN 10 Malang

            Hari selasa (1/5) siswa-siswi kelas XII SMAN 10 Malang melaksanakan gladi bersih dalam rangka pelepasan yang akan dilaksanakan pada hari esoknya. Gladi bersih tersebut dilaksanakan sekitar pukul 14.00 hingga 19.00. Hal itu tentunya sangat berguna bagi siswa agar mengerti tahapan demi tahapan yang akan dilaksanakan saat wisuda. Walaupun sudah melaksanakan latihan setiap harinya, namun dengan adanya gladi bersih, siswa yang sebelumnya sudah paham menjadi lebih paham lagi. Tidak hanya siswa-siswi kelas XII saja yang melaksanakan gladi bersih. Para pengisi acara wisuda juga akan melakukan gladi bersih. Antara lain, MC (Master of Ceremony), Satradhirsa Choir, tim karawitan, tim pemandu dan supporting team lainnya.

Foto 1

            Keesokan harinya, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional,  SMAN 10 Malang juga mengadakan acara lepas kenang siswa dan siswi kelas XII angkatan ke-17 SPECTRE (singkatan dari Seventeen Perfect Revolution). Acara tersebut berlangsung sekitar pukul 07.00 hingga 11.30. Para wisudawan memasuki lokasi wisuda yang berada di Hotel Kartika Graha. Saat sebelum memasuki ruangan wisuda, para wisudawan dan orang tua akan melihat berbagai hasil karya siswa-siswi SMAN 10 Malang. “Menurut saya itu sangat otentik karena itu murni hasil karya siswa sendiri. Kalau itu sudah dipamerkan, tandanya karya itu layak untuk dipamerkan dan pastinya bangga,” ujar Dr. Husnul Chotimah,M.Pd selaku Kepala Sekolah SMAN 10 Malang.

Foto 2

             Selain prosesi wisuda, juga ada beberapa penampilan yang tak hanya berasal dari supporting team, namun juga ada siswa maupun siswi kelas XII yang ikut serta. Salah satunya, Kania Talitha Nariswhari yang menyanyi lagu dari salah satu musisi muda yang terkenal di kalangan anak muda. Ia menyanyikan lagu dari OST Dilan 1990. Isi dari lagu tersebut juga menceritakan tentang masa SMA yang juga masih berkaitan erat dengan para wisudawan.

Foto 3

            Menurut Ibu Dr. Husnul Chotimah,M.Pd, para wisudawan adalah siswa yang baik, santun, serta bertanggung jawab. Beliau dapat merasakannya walau baru sebentar bertemu dengan mereka. Pesan beliau kepada para wisudawan adalah agar selalu ingat motto SMAN 10 Malang, karena motto tersebut sudah sangat bagus. Learn Today, buktinya kita setiap hari selalu belajar. Namun, belajar tidak hanya tentang pelajaran di sekolah saja, tetapi juga pelajaran tentang kehidupan baru di luar sana. Lead Tomorrow, yang berarti suatu saat kita akan menjadi seorang pemimpin. Tentunya pemimpin yang Be The Best. (nra)

Memperkenalkan Budaya Bersama Satradhirsa

Kamis (26/04) SMA Negeri 10 Malang mengadakan Apresiasi Seni Satradhirsa (ASS) atau biasa disebut Pagelaran Seni. Apresiasi Seni Satradhirsa diadakan pada tanggal 26 April – 28 April 2018 selama 3 hari yaitu Kamis, Jum’at, dan Sabtu yang diadakan di Aula Universitas Negeri Malang Gedung 2 (PGSD). Pada hari pertama acara Apresiasi Seni Satradhirsa diadakan empat lomba tingkat SMP/MTs sederajat yaitu Lomba Menggambar, Tari Kreasi, Vokal, dan Patrol.

Foto 1

            Sebelum memulai kegiatan Apresiasi Seni Satradhirsa, kegiatan diawali dengan sambutan dari Bapak David selaku waka kesiswaan SMA Negeri 10 Malang dan dilanjutkan dengan melihat profil sekolah SMA Negeri 10 Malang. Setelah itu, ada penampilan khusus dari perwakilan ekskul tari SMA Negeri 10 Malang yaitu Aisyah dari kelas 10, yang membawakan Tari Topeng Malangan.

Foto 2

            Setelah pembukaan selesai acara dilanjutkan dengan lomba Patrol yang diikuti oleh 2 Tim, lomba Vokal yang diikuti oleh 6 peserta, lomba Tari Kreasi yang diikuti oleh 11 peserta, dan lomba Menggambar yang diikuti oleh 5 peserta. Setelah semua lomba selesai, kegiatan hari pertama diakhiri dengan pengumuman pemenang sekaligus penutupan acara.

Foto 3

            Pelaksanaan Apresiasi Seni Satradhirsa (ASS) pada hari kedua (27/2) tetap berjalan meriah. Jika kemarin hanya berisikan lomba-lomba untuk siswa SMP/MTs sederajat, namun jika hari ini dan besok ASS akan menampilkan penampilan dari kelas X dan juga kelas XI. Diawali kelas X MIPA 5 dan diakhiri dengan penampilan kelas XI MIPA E. Mereka menampilkan sebuah karya yang begitu unik dan mampu membuat para penonton terhibur.

Foto 4

            “Kita latihan sekitar 1 bulan gitu, tapi yang bener-bener serius baru 1 minggu sebelum acara,” ujar Reynold, salah satu siswa yang mengisi acara ASS. Baginya hal tersulit saat menyiapkan penampilan ini adalah sewaktu menentukan tema apa yang akan dibawakan, karena adanya perbedaaan pendapat antar anggota. Namun, hal itu tidak sia-sia karena ia mampu menampilkan penampilan terbaik dan terbukti dengan tepuk tangan yang meriah dari para penonton. “Awalnya emang grogi, tapi kalo udah tampil ya lega gitu,” tambahnya. Demam panggung adalah hal yang lumrah bagi kebanyakan orang, tapi ia sangat bangga dapat turut serta dalam  memeriahkan Apresiasi Seni Satradhirsa.

Foto 5

                Sabtu ini (28/04) adalah hari terakhir dari kegiatan Apresiasi Seni Satradhirsa (ASS) tahun 2018. ASS sendiri adalah kegiatan tahunan yang diadakan oleh SMA Negeri 10 Malang dalam rangka mengapresiasi karya seni milik siswa-siswinya. ASS tidak hanya berupa pameran karya seni lukis, kerajinan membatik maupun seni foto, namun ada juga berbagai penampilan seni musik dari antarkelas X dan pertunjukan drama tradisional yang ditampilkan oleh antarkelas XI. Selain itu, di luar aula UM kelas X membuka berbagai macam bazar makanan dan minuman. Bazar diadakan guna menambah kreatifitas dan kekompakan antarkelas.

Foto 6

    Banyak pesan dan kesan positif selama adanya kegiatan ASS. “Dengan adanya kegiatan ini (ASS), kita bisa belajar untuk melestarikan budaya bangsa, salah satu contohnya dengan tetap menyanyikan lagu nasional maupun daerah,”  kata Rasya Surya, salah satu siswa kelas X pengisi seni musik di kegiatan ASS. “Menarik. Selain menghibur, kita jadi dapat banyak wawasan tentang seni dan budaya Indonesia di sini,” ujar Dhenta Bagus, siswa kelas XII SMA Negeri 10 Malang yang datang menjadi pengunjung. Terus lestarikan seni dan budaya, semangat Satradhirsa!.(aka/gep/nra)

Kunjungan SMA Putra Bangsa Depok

(5/5) Meski datang terlambat lebih dari 2 jam lamanya, rombongan kunjungan studi banding dari SMA Putra Bangsa – Depok – Jawa Barat tiba di SMAN 10 Malang sekitar pukul 10.00, rombongan terdiri dari 118 siswa dan 20 orang guru turut hadir pula Kepala Sekolah SMA Putra Bangsa beserta semua Wakil Kepala Sekolah.

Foto 1

Tamu kunjungan langsung disambut oleh sebagian besar Bapak/Ibu guru SMA 10 Malang dan tentunya Ibu Kepala Sekolah Dr. Husnul Chotimah, M.Pd beserta tim pemandu siswa, para tamu tersebut langsung diajak ke lapangan untuk menyaksikan tarian selamat datang yang dipersembahkan oleh anak-anak tim Art Smandasa, penampilan tarian selamat datang itu adalah bagian dari acara TEN (Togetherness Noon) yang sengaja digelar oleh pengurus OSIS dan MPK yang salah satu agendanya adalah pemilihan Putra dan Putri Smandasa.

Foto 2

Seusai menyaksikan secara langsung penampilan tarian selamat datang di atas panggung, sekian ratus tamu diajak memasuki ruang aula sekolah untuk menerima sambutan selamat datang dari Ibu Kepala Sekolah dan Bapak/Ibu guru lainnya. Tidak hanya itu Ibu Kepala Sekolah juga langsung mempresentasikan tentang profil SMAN 10 Malang diakhiri dengan beberapa pertanyaan dari perwakilan SMA Putra Bangsa tentang program kerja sekolah.

Foto 3

Serah terima souvenir dari SMAN 10 Malang dan SMA Putra Bangsa sebagai tanda mengakhiri kunjungan studi banding dan dilanjutkan school touring yang dipandu oleh Bapak/Ibu guru dan seluruh tim pemandu siswa selama kurang lebih 1 jam lamanya sambil menikmati berbagai penampilan dari rangkaian acara TEN di lapangan sekolah.

Eloknya Pemandangan Sore

Sore ini (28/3) tidak seperti sore-sore biasanya. Ekskul Fotografi mendapat tugas untuk memotret satu objek bebas dengan menggunakan lensa binokuler. Hal ini merupakan tantangan baru bagi anggota ekskul.

Sore

Marcella Eva Josephine, salah satu siswi ekskul fotografi, memilih objek pemandangan di sore hari. Menurutnya, suasana di sore hari terlihat sangat menarik untuk dijadikan sebuah objek foto. “Suasana di sore hari ini nggak akan terulang dua kali, jadi sayang sekali kalau harus dilewatkan untuk sebuah objek foto,” kata cewek kelas X ini sambil tersenyum. (gep)

Jurnalis : Geia Pratita Adiarti

Fotografer : Marcella Eva Josephine