UN Berbasis Komputer 2019

Setiap tahunnya, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri maupun Swasta dan yang sederejat pasti melaksanakan Ujian Nasional (UN) untuk menguji kemampuan siswa selama tiga tahun belajar sesuai jurusan yang dipilih. Begitu halnya dengan UN yang dilaksanakan oleh seluruh siswa kelas XII SMAN 10 Malang selama 4 hari.

Foto 1

Pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua, sesi pertama pukul 07.30 – 09.30 WIB dan sesi kedua pukul 11.00 – 13.00 WIB., dengan durasi pengerjaan dua jam.  Ruangan yang digunakan, yaitu Laboratorium komputer, kelas XI IPA 1, XI IPA 4, dan Laboratorium Bahasa. Satu ruangan terdiri dari 30 siswa dengan posisi berhadapan, dua orang pengawas yang didatangkan dari SMAN Taruna Nala Jawa Timur, serta satu operator yang berasal dari SMAN 10 sendiri.

Foto 2

Mata pelajaran yang diujikan, yaitu Bahasa Indonesia pada hari pertama (1/4), Matematika pada hari kedua (2/4), Bahasa Inggris pada hari ketiga (4/4), dan mata pelajaran pilihan pada hari terakhir (8/4). Fisika, Kimia, Biologi adalah mata pelajaran pilihan untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), sedangkan Ekonomi, Sosiologi, Geografi untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sebanyak 50 soal untuk Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, 40 soal untuk Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

Sebelum ujian dimulai, seluruh peserta ujian menunaikan Shalat Dhuha berjama’ah di Mushala. Para siswa sibuk mempelajari materi pada sisa waktu sebelum ujian dimulai. Ketika mereka memasuki ruang ujian dan mulai mengerjakan, suasana persaingan begitu terasa. Meluapkan semangat menggebu untuk menjadi yang terbaik dan mencapai hasil yang mereka harapkan.

Foto 3

“Bagiku, sih untungnya ya masing-masing siswa dapat konsumsi kue, jadi bisa hemat uang dan gak perlu mondar-mandir cari jajan juga.” ujar Ahmad Khan, salah satu siswa kelas XII jurusan IPA. “Harapannya semoga saya dan teman-teman tetap berusaha dan berdoa, jujur saat mengerjakan, supaya nanti nilainya berkah dan membanggakan, Aamiin.” imbuhnya. (ndr)

Sparing Futsal Melatih Kekompakan

Sabtu (30/03) SMAN 10 Malang melakukan kegiatan sparing bersama SMKN 10 Malang. Kegiatan yang bertujuan untuk melatih kekompakkan antar pelajar yang berbeda sekolah ini dilaksanakan pukul 07.30-09.30 WIB. Mengenal satu sama lain adalah keuntungan dari kegiatan ini.

Sparing Futsal

Persiapan yang dilakukan, yaitu melakukan pemanasan yang bertujuan untuk menghindari cedera saat permainan dimulai. “Tidak ada kendala dalam kegiatan kali ini, semuanya berjalan lancar”, ujar Ferdy, salah satu pemain futsal dari SMAN 10 Malang.

“Sukanya dari kegiatan ini bisa menambah pengalaman, teman, dan melatih kekompakkan antar pemain. Kalau dukanya sih nggak ada, karena pemain tidak ada yang mengalami cedera.”, imbuh Dicky, salah satu pemain futsal SMAN 10 Malang (ran/vir)

Jalin Kerjasama dan Persahabatan Melalui Student Exchange dari Thailand

(28/3) Program Student Exchange atau yang lebih dikenal dengan pertukaran pelajar ini memang banyak dilakukan oleh beberapa sekolah menengah di Kota Malang. Salah satunya SMAN 10 Malang. Pada tahun ini SMAN 10 Malang mengirimkan beberapa anak didiknya untuk pergi dan belajar di Negeri Gajah Putih. Setelah belajar mengenai berbagai budaya dan bahasa yang ada disana, sekarang giliran mereka yang mengirimkan anak didiknya untuk belajar di SMAN 10 Malang.

Tarian Selamat Datang untuk Para Guru dan Siswa dari Thailand

Pada tanggal 28 Maret 2019, beberapa siswa dari Thailand datang ke SMAN 10 Malang. Mereka ditemani oleh beberapa guru dan direktur instansi yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan pertukaran pelajar ini. Disini mereka akan belajar tentang berbagai kebudayaan melalui seni tari tradisional. Mereka juga akan diajarkan tentang bahasa indonesia. Saat menginjakkan kaki di SMAN 10 Malang, mereka disambut oleh beberapa pemandu yang akan menyematkan pin bunga sebagai bentuk selamat datang. Lalu mereka menuju ke lapangan yang sudah dipenuhi oleh seluruh siswa kelas X,, XI, dan XII.

Foto Bersama

Ibu Dr. Husnul Chotimah selaku Kepala Sekolah SMAN 10 Malang menyampikan sambutan singkat sebagai bentuk selamat datang di SMAN 10 Malang dan berharap agar dapat terus menjalin kerjasama ini. Selanjutnya ada penampilan yel yel yang sangat bersemangat dari kelas X. “They are beautiful, cute and friendly,” ujar Kim, salah satu siswa Thailand. Hal itu yang dilontarkan oleh siswa 16 tahun tersebut saat ditanya tentang first impression di SMAN 10 Malang. Kim juga menambahkan alasannya memilih indonesia sebagai tujuan pertukaran pelajarnya, ia menjawab karena indonesia memiliki banyak budaya yang unik dan menarik untuk dipelajari.(nra)

Juara 1, Juara 2, dan Juara Harapan 2 Duta GenRe Kota Malang

SMAN 10 Malang Menuju Generasi Berencana

(24/3) Program GenRe adalah program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang Pendewasaan Usia Perkawinan atau PUP sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi. Sedangkan Duta Genre nya itu sendiri itu Remaja yang dapat menyebarkan virus yang berkaitan dengan generasi berencana dikalangan generasi muda itu sendiri, jadi duta ini berperan dalam pendidik sebaya yang nanti nya menjadi penyuluh buat sebayanya.

Duta Generasi Berencana Kota Malang

SMA Negeri 10 malang mengirim 3 anggota ekskul PMR untuk mengikuti ajang Duta GenRe jalur pendidikan, program ini yang dilaksanakan oleh BKKBN Malang. Pemilihan Duta GenRe ini pun dilaksanakan mulai tanggal 12-24 Maret 2019. Pada tanggal 9 yaitu seleksi pertama dari kurang lebih 125 anak diambil menjadi 24 anak dan diumumkan pada tanggal 12. Karantina dimulai pada tanggal 14.

Nasywa - Juara 1 Duta GenRe Kota Malang

Pada tanggal 16 ada presentasi ppt dan pengumpulan makalah/paper sebagai tambahan nilai dan penentuan juara. Pada saat Grand Final yaitu tanggal 24 Maret para calon Duta GenRe tampil di Malang City Point untuk catwalk dan ada sesi tanya jawab yang tentunya berhubungan dengan Duta Genre itu sendiri.

Selisia - Juara 3 Duta GenRe Kota Malang

Pada saat pengumuman 3 perwakilan SMA Negeri 10 Malang mendapatkan juara. Juara 1 yaitu Nasywa Salsabilla, Juara 2 Selisia Fatekah, dan Juara Harapan 2 Amanda Regita. “Harapan saya semoga saya bisa berkontribusi buat sekolah dan buat Kota Malang dan bawa nama harum buat itu semua pake prestasi kedepannya lagi dan juga pake proker yang sudah ada dan bisa dijalani dengan baik” ujar Nasywa.

Amanda - Juara Harapan 2 Duta GenRe Kota Malang

Adapun harapan dari Amanda yaitu semoga ia bisa kasih penyuluhan dan bisa membantu teman-teman yang punya masalah agar bisa diselesaikan dan supaya bisa merencanakan kehidupan berkeluarga agar kedepannya bisa mempunyai kehidupan berkelurga yang bahagia dan sejahtera.(dvi)

Juara 2 : Harumkan SMAN 10 Malang Lewat Tari Tradisi

Sabtu (30/03), PPST SMAN 10 Malang kembali mengharumkan nama sekolah dengan memperoleh juara 2 kategori tari tradisi dalam lomba tahunan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan. Lomba tersebut diselenggarakan di SMAN 5 Malang. Dalam kategori lomba ini, PPST SMAN 10 Malang mengirimkan enam orang, yaitu Putri Adilla dan Putri Rizki dari kelas 10, serta Sela, Farid, Rifki, dan Baghdad dari kelas 11.

Untuk mempersiapkan penampilan, mereka berlatih selama kurang lebih satu bulan. Mulai dari latihan fisik, tenaga, gerakan, musik, dan lain-lain. Meskipun jadwal sekolah sudah cukup padat, mereka tetap bisa membagi waktu untuk berlatih agar dapat menampilkan yang terbaik. “Kuncinya jangan sampai sekali-kali mengeluh, soalnya kalau pingin keinginannya tercapai itu harus dikejar. Nggak apa susah dulu yang penting nantinya dapat hasil yang baik.” ujar Sela, salah satu peserta dalam lomba tari ini. “Soalnya ada kata-kata proses tidak akan pernah menghianati hasil.” imbuhnya.

Lomba ini tidak hanya bertujuan untuk mengenalkan kompetisi kepada siswa, tetapi juga sebagai ajang pelestarian budaya Indonesia, khususnya tari tradisional Indonesia. Dengan adanya lomba ini, diharapkan budaya tradisional Indonesia tetap lestari, meskipun zaman terus berkembang. (zul)

Juara 2 Musikalisasi Puisi

Dalam rangka memeriahkan Pekan Cipta Seni Pelajar Malang diadakannya Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMA. Ada banyak jenis lomba dengan bidang yang sama yaitu seni. SMAN 10 Malang ikut berpartisipasi dengan mengikuti FLS2N, hanya perwakilan sekolah saja mengikuti lomba tersebut. Kegiatan FLS2N diadakan pada hari Sabtu (30/03) di SMAN 4 Malang dan SMAN 5 Malang.

Penampilan Juara 2 Musikalisasi Puisi SMAN 10 Malang

SMAN 10 Malang mendapatkan juara 2 musikalisasi puisi yang beranggotakan Baghdad dan Pieter dari kelas XI-MIPA5, Evan dan Albertus dari kelas XI-IPS3, dan Elisha dari kelas X-Bahasa. Mereka mengikuti lomba musikalisasi puisi di SMAN 4 Malang, dan ada 4 guru yang ikut ke SMAN 4 Malang, yaitu Bu Farida, Pak Rizal, Pak Fendy dan Pak Yusuf.

Untuk latihan musikalisasi musik, mereka ada yang membimbing dan waktu yang terbilang singkat.

“oh iya, trus waktu latihan kita juga agak terbilang mepet sih, kita baru bentuk tim pas di penghujung Februari, dan sempet terkendala sama waktu kumpul latihan karna ada yang sibuk urusan latihan musik di gereja, ada juga yang ngurusi pagelaran kelas.” Kata Pieter dari kelas XI-MIPA5.

Untuk lomba musikalisasi puisi ada 7 sekolah yang mengikuti lomba tersebut, dan ada beberapa sekolah yang tergolong saingan berat bagi sekolah lain termasuk bagi SMAN 10 Malang. Tetapi SMAN 10 Malang berhasil membawa pulang juara 2 musikalisasi puisi.(tar)

Meraih Juara 2 Lomba futsal

(28/03) Siswa SMA Negeri 10 kembali meraih prestasi Juara 2 se-Kota Malang dibidang olahraga futsal di Kampus STIKI. Siswa SMA Negeri 10 malang yang mengikuti perlombaan ini adalah Tim Futsal yang terdiri dari siswa kelas 10 dan kelas 11. Pada tanggal 25-26 Maret diadakan babak penyisihan, sedangkan pada tanggal 28 Maret terjadi babak semifinal dan babak final. Lomba dilaksanakan di Stiki yang berada di Champion Mandala Tidar, Jl. Puncak Mandala No.42-44, Pisang Candi, Malang.

IMG-20190328-WA0094 - Juara 2 Futsal

Mereka yang berpartisipasi berjumlah 2 orang siswa kelas 10 dan 6 orang siswa kelas 11. Siswa dibimbing oleh 2 pembina, 1 pelatih dan 1 asisten. Untuk meraih juara 2 tidak semudah yang dibayangkan, mereka tentunya harus melatih diri sendiri, kekompakan kelompok. Tidak hanya di sekolah saja, tetapi mereka juga latihan di luar sekolah. Mereka mulai fokus untuk tournament sejak 1 bulan sebelum dilaksanakannya lomba, yaitu sejak bulan Februari, 2 kali dalam seminggu.

“Komentar saya ya saya sangat bangga atas pencapaian yang diperoleh oleh Tim Futsal SMA Negeri 10 Malang, ya walaupun masih belum nomor satu tetapi dari segi permainan tim sudah memiliki teknik yang bagus dan kerjasama yang sudah tersusun jadi chemistry dalam tim sudah dapat” ujar Ferdyansyah (siswa X MIPA 3 SMA Negeri 10 Malang). Mereka juga pasti masih ingin mengharapkan yang lebih baik lagi, seperti yang sudah diujarkan oleh salah satu siswa kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 10 Malang, “Harapan kedepannya semoga tim futsal SMA Negeri 10 Malang menjadi lebih baik dan semoga bisa menjadi nomor satu di Kota Malang” ujar Anyndito Fausta Kurniawan.Semoga mereka dapat memberi contoh kepada siswa-siswi SMA Negeri 10 Malang untuk terus berprestasi.(ezy)