“MPLS” Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Senin pagi (16/07) SMA Negeri 10 Malang penuh dengan seragam biru dan putih, tidak seperti biasanya. Jika biasanya siswa SMA identik dengan seragam abu-abu putih. Di hari pertama sekolah, SMA Negeri 10 Malang mengadakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau biasa disebut MPLS. Siswa dan siswi dari berbagai SMP merasa sangat senang bisa diterima di SMA Negeri 10 Malang. Terlihat dari ekspresinya yang ceria dan mencoba berbaur dengan teman-teman barunya.

Foto 1

MPLS diadakan selama tiga hari, hari Senin 16 Juli 2018 sampai hari Rabu 18 Juli 2018. Hari Senin pagi ketika apel, diadakan penyerahan atribut MPLS sebagai tanda bila mereka bersedia mengikuti MPLS. Dilanjutkan dengan berbagai macam materi tentang perkenalan lingkungna sekolah, berkeliling sekolah untuk mengetahui ruangan-ruangan di SMA Negeri 10 Malang, dan game seru yang diadakan setiap siang hari agar mereka tidak merasa jenuh.

Foto 2

Hari Rabu (18/7) merupakan hari terakhir siswa baru SMA Negeri 10 Malang mengikuti MPLS. Berakhirnya kegiatan tersebut ditandai dengan apel penutupan dan juga pelepasan atribut MPLS yang juga sebagai tanda bila mereka semua secara resmi menjadi siswa SMA Negeri 10 Malang. Ibu Kepala Sekolah, Dr. Husnul Chotimah sebagai Pembina upacara menyampaikan amanat kepada peserta upacara. Beliau mengingatkan bahwa siswa SMA Negeri 10 Malang akan mengikuti kegiatan ketarunaan.

Foto 3

Mengingat SMA Negeri 10 Malang merupakan sekolah berbasis taruna. Diharapkan dengan adanya kegiatan ketarunaan ini, siswa akan menjadi lebih disiplin. Hal itu juga yang diharapkan dengan diadakannya kegiatan MPLS. “Iya, kami dari pihak OSIS juga mengharapkan dengan adanya kegiatan ini siswa baru di SMA Negeri 10 Malang bisa jadi lebih disiplin, lebih sopan dan juga lebih mengenal lingkungan sekolah,” tutur Reynold, salah satu pengurus OSIS.

Foto 4

Mengingat tujuan awal diadakannya MPLS ini adalah selain untuk mengenalkan lingkungan sekolah, juga sebagai sarana melaitih kedisiplinan siswa yang baru memasuki SMA Negeri 10 Malang. Dengan adanya kegiatan ini, siswa baru akan lebih mengerti apa saja peraturan yang ada di SMA Negeri 10 Malang.

Foto 5

Banyak hal yang dilalui selama MPLS, tidak mudah juga bagi mereka untuk berbaur dengan teman baru, membiasakan diri dengan lingkungan yang baru, dengan guru-guru baru, dan lain sebagainya. Banyak pesan dan kesan selama MPLS kali ini, seperti Lina salah satu peserta MPLS “Kakaknya lucu-lucu dan bisa jadi temen curhat, juga seru dan ndak bosenin” ujarnya.(nra/aka)

Demo Ekskul Tunjukkan Keberagaman di SMAN 10 Malang

Kegiatan MPLS mencapai puncaknya pada hari Rabu (18/7) pada siang hari. Puncak kegiatan ini dimeriahkan dengan demo dari ekstrakulikuler-ekstrakurikuler yang ada di SMAN 10 Malang. Para peserta didik baru berkumpul di lapangan untuk menyaksikan aksi-aksi yang disuguhkan oleh performer dari setiap ekstrakurikuler.

 Foto 1

Demo ini dibuka dengan penampilan dari ekstrakurikuler karawitan. Meskipun suasana sangat panas, tetapi hal itu tidak melunturkan semangat penonton untuk memeriahkan penampilan ekskul Karawitan dengan tepuk tangan meriah. Selain itu, di pinggir lapangan disediakan stand untuk ekskul-ekskul. Para peserta didik baru dapat mendaftarkan diri ke dalam ekskul yang diminati di stan-stan tersebut.

 Foto 2

Masing-masing stand juga memperlihatkan prestasi yang telah diraih. “Bagus kok, saya jadi tahu prestasi-prestasi apa yang berhasil diraih oleh SMAN 10. Saya jadi bangga bisa masuk sekolah ini,” ujar Okta, salah satu peserta didik baru.

 Foto 3

Seperti rutinitas pada umumnya, Modern Dance selalu jadi penutup di setiap acara pertunjukan SMAN 10 Malang. Hal ini membangkitkan semangat para siswa. Tepuk tangan meriah terdengar di mana-mana. Acara ini selesai pukul 16.00 WIB dan dilanjutkan dengan apel penutupan kegiatan MPLS.(tiy)

Tidak Selamanya Menakutkan

Pagi ini (18/7) Jika hari Selasa kemarin seluruh siswa kelas XII yang mengikuti kegiatan, maka hari ini jadwalnya siswa-siswi kelas XI SMAN 10 Malang yang melaksanakan kegiatan Latihan Kedisiplinan atau yang biasa disingkat dengan LATDIS. Mereka melaksanakan kegiatan tersebut dibina oleh TNI dan didampingi oleh beberapa Bapak/Ibu guru. Kegiatan LATDIS kali ini berada di lapangan umum yang jaraknya cukup dekat dari sekolah.

Foto 1

LATDIS sendiri adalah kegiatan pelatihan Persiapan Baris Berbaris (PBB) yang rutin diadakan setiap pergantian semester dengan tujuan menambah kedisiplinan tiap siswa-siswi SMAN 10 Malang. Banyak siswa-siswi yang merasa takut dengan adanya LATDIS karena mereka merasa belum dapat menguasai materi PBB dengan baik dan instruktur kegiatannya yang terlihat galak.

Foto 2

“Di sini kita serius tapi santai. Salah tidak apa-apa, ndak bakal dimarahi karena memang kita manusia tidak ada yang sempurna. Tapi ya jangan salah terus-terusan,” kata salah satu Bapak TNI bernama M. Suryana dengan tegas. Tetapi tanpa disangka-sangka, beliau dan juga personil TNI lainnya yang  kegiatan LATDIS ini juga dapat berbincang dan bercanda dengan siswa-siswi kelas XI di waktu istirahat.

Foto 3

Ternyata tidak selamanya LATDIS membuat kita ketakutan, asalkan kita dapat menaati semua peraturan dan perintah yang diberikan oleh instruktur kegiatan maka kita pasti bisa melewati kegiatan LATDIS dengan baik. Luar biasa, tetap semangat ya teman-teman! (gep)

Halal Bihalal Keluarga Besar SMANDASA

(7/7) Sudah menjadi acara rutin dan budaya di Indonesia, seusai Sholat Idul Fitri ummat muslim Indonesia melaksanakan Halal Bihalal untuk menguatkan tali silaturrahim dan ukhuwah kebangsaan di negeri ini. Halal Bihalal tidak hanya dihadiri oleh orang yang beragama Islam saja, akan tetapi juga dihadiri dari berbagai agama disamping untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Foto 1

Keluarga besar SMAN 10 Malang mengadakan acara Halal Bihalal pada hari Sabtu, tanggal 7 Juli 2018 bertempat di aula sekolah, dihadiri oleh seluruh Bapak/Ibu Guru dan Staff karyawan beserta keluarganya. Tidak hanya itu, SMAN 10 Malang juga mengundang para mantan Kepala Sekolah, para mantan Kepala Tata Usaha dan mantan-mantan guru yang sudah purna tugas.

Foto 2

Diawali dengan pembacaan ayat suci Al – Qur’an oleh Ikhwan dan Seto, mereka ada siswa kelas XI dan kelas XII, dilanjutkan dengan pemberian tali asih kepada Bapak/Ibu guru yang sudah tidak mengabdi di SMAN 10 Malang, yakni Bapak H. Sogianto, Bu Nissa Mawaddah, Bapak Amirul, dan Bu Junita Rahma. Ibu Husnul Chotimah dalam sambutannya selaku Kepala Sekolah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang sudah mengabdikan diri di sekolah ini dan semoga di tempat baru nanti mendapat kesuksesan yang lebih.

Foto 3

Ceramah hikmah Halal Bihalal disampaikan oleh Ustadz Izfudin, beliau adalah dosen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, menerangkan tentang “minal aidin wal faizin”, minal Aidin memiliki arti, ‘(Semoga kita) termasuk orang-orang yang kembali’ kembali disini merujuk pada kembali kepada fitrah manusia yakni asal kejadian atau kesucian atau agama yang benar. Seperti diketahui bahwasannya sebelum moment indah Idul fitri, kita melakukan suatu ritual penyucian diri serta penanaman sifat-sifat Allah dalam diri. Maka tentunya, dalam moment idul fitri ini kita diharapakan agar kembali sebagai manusia yang baru lahir, bersih tanpa dosa. Kembali suci setelah berlumur dosa dan kembali ke jalan agama yang benar setelah lama tersesat dalam tuntunan setan. Sementara kata “Al-Faizin” diambil dari kata “Al-Fawz” yang berarti keberuntungan.

Foto 4

Acara di aula diakhir dengan salam-salaman oleh seluruh yang hadir dan dilanjutkan foto bersama, acara beralih ke ruang serbaguna di pojok sekolah dengan ramah tamah menikmati hidangan yang sudah dipersiapkan oleh panitia. Semoga acara Halal Bihalal yang dibuka sejak pukul 09.00 hingga pukul 12.30 WIB membawa makna dan keberkahan bagi keluarga besar SMAN 10 Malang kedepannya. Aamiinn.

Tahun Ajaran Baru 2018/2019, Banyak Kejutan Seru

MALANG─Pagi ini (8/6) SMAN 10 Malang disibukkan dengan kegiatan rutin setiap akhir tahun ajaran, yaitu penerimaan Kartu Hasil Belajar atau yang kita kenal dengan istilah ‘rapotan’. Acara ini dihadiri oleh Orang tua/Wali Murid dari kelas 10 dan 11 yang diadakan secara bergantian. Mulai pagi sejak pukul tujuh, lahan parkir SMAN 10 Malang sudah mulai terisi dengan kendaraan-kendaraan milik Orang tua/Wali Murid. Tidak sedikit pula siswa SMAN 10 Malang yang turut mendampingi orang tuanya dalam acara penerimaan Kartu Hasil Studi kali ini.

Pengarahan Ibu Husnul Chotimah - Kepala SMAN 10 Malang

Seperti biasa, acara penerimaan Kartu Hasil Studi didahului dengan pertemuan akbar Orang tua/Wali di aula. Ibu Husnul Chotimah selaku Kepala Sekolah SMAN 10 Malang memberikan sambutan hangat dan juga beberapa pengumuman penting untuk disampaikan kepada para Orang tua/Wali. Kali ini, Ibu Husnul memberikan pengumuman penting berupa SMAN 10 Malang yang akan berubah menjadi Sekolah Berbasis Taruna. Menurut yang disampaikan Ibu Kepala Sekolah, SMAN 10 Malang telah berhasil mendapatkan approvement untuk berkolaborasi dengan LANAL Malang. Program ini resmi diterapkan kepada Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2018/2019. Tentunya, beliau juga menawarkan Orang tua/Wali Murid apakah bersedia untuk bergabung dengan program taruna. Setiap Orang Tua/Wali Murid diberi sebuah lembar pernyataan apakah menyetujui penerapan program taruna pada Peserta Didik SMAN 10 Malang angkatan 2017/2018. “Nanti akan saya hitung secara mayoritas. Jadi, kalau ada pribadi yang tidak setuju tetapi bertanya-tanya kenapa penerapan program taruna masih tetap jalan, saya masih punya bukti fisiknya. Ini lho, jumlah yang setuju lebih dari 50%” ungkap Ibu Husnul pada saat pertemuan Wali Murid berlangsung.

Selain program taruna, banyak program-program yang akan dilaksanakan kedepannya untuk memajukan SMAN 10 Malang. Seperti penerapan absensi melalui mesin fingerprint, setiap orang tua/wali akan mendapatkan kabar dari pihak sekolah tentang absensi siswa sehingga mencegah siswa untuk membolos dari Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah. Lalu ada Community Service Program di hari Sabtu yang dilaksanakan satu kali dalam sebulan, yaitu program siswa SMAN 10 Malang untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar; entah bakti sosial di panti asuhan, maupun mengajar di Sekolah Dasar. Program pemantapan kelas XII untuk menghadapi ujian nasional dan SBMPTN pun tidak main-main, kali ini SMAN 10 Malang mengundang dosen-dosen dari universitas untuk membantu siswa SMAN 10 Malang.

Pembagian raport siswa oleh Walikelas masing-masing

“Ya.. Semoga sekolahnya semakin bagus lah, Mbak. Apalagi ini Kepala Sekolahnya ‘kan baru, diharapkan dapat membawa perubahan di SMAN 10 Malang menjadi lebih baik. Tadi saya dengarkan rencana program-program yang akan dilaksanakan, menarik kok. Sekolahnya menjadi bagus,” ucap salah satu Orang tua Murid kelas X IPS yang sayangnya tidak ingin disebutkan namanya. Wah, semoga doanya terkabulkan ya, Ibu. Semoga SMAN 10 Malang kembali mendapatkan kejayaannya dan menjadi sekolah favorit yang direkomendasikan oleh banyak orang.(tiy)

Classmeeting

Pada hari Sabtu (02/07) ada yang unik di SMA Negeri 10 Malang. Karena diadakan classmeeting dan kali ini diadakan berbeda dengan yang sebelumnya. Classmeting diadakan selama tiga hari dengan tema yang bernuansa islami, musik dan e-sport. Ada 5 lomba yang diadakan saat Classmeeting ini yaitu, film pendek, akustik islami, make up hijab, cerdas cermat, dan satu lagi yang membuat Classmeeting kali ini berbeda yaitu Mobile Legend.

Classmeet

Classmeeting diadakan pada hari Sabtu, Senin, dan Selasa tanggal 2, 4, dan 5 Juni 2018. Pada hari Sabtu ada dua lomba yang dilaksanakan, yaitu Cerdas Cermat dan Mobile Legend tahap penyisihan. Pada hari Senin ada dua lomba juga yaitu Akustik Islami dan Mobile Legend tahap final. Dan yang terakhir pada hari Selasa ada dua lomba yaitu Make Up Hijab dan Akustik Islami.

Classmeeting kali ini menarik perhatian banyak siswa yang datang, karena sebelumnya lomba Mobile Legend ini belum pernah dilaksanakan. Lomba kali ini cukup seru dan bisa melatih kekompakan kelompok dalam bermain ujar salah satu peserta lomba Mobile Legend tersebut. Kegiatan Classmeeting kali ini bertepatan dangan puasa Ramadhan sehingga tidak ada lomba yang berkaitan dengan olahraga. (aka)

Screening Kesehatan 2018

 Foto 1

Screening kesehatan adalah kegiatan tahunan SMAN 10 Malang dalam rangka lebih mengetahui status kesehatan siswa-siswi SMAN 10 Malang. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru. Untuk tahun ini, screening kesehatan dilaksanakan mulai hari Rabu(30/5) hingga hari Rabu(6/6) yang diikuti oleh kelas X dan XI. Screening kesehatan meliputi pemeriksaan berat badan, tinggi badan, golongan darah, dan kebersihan anggota tubuh lainnya seperti telinga, kuku, dan sebagainya.

Foto 2

“Aku sendiri sih seneng dengan adanya screening kesehatan, soalnya aku jadi tahu berapa tinggi badan, berat badan, sama yang lainnya,” ujar Ika, salah satu siswi yang megikuti screening kesehatan. Selain dapat mengetahui informasi kesehatan dan kebersihan anggota tubuh, kegiatan ini juga memiliki tujuan untuk lebih mengetahui perkembangan kondisi siswa-siswinya dari tahun ke tahun.(nra)