MPLS SMANDASA 2020

Sebanyak 340 siswa baru kelas X mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMAN 10 Malang secara resmi dibuka oleh Kepala SMAN 10 Malang Dr. Husnul Chotimah, M.Pd pada hari Senin tanggal 13 Juli 2020 secara live streaming di akun Youtube channel SMAN 10 Malang sekira pukul 08.00 WIB, pada rangkaian acara tersebut juga ada sambutan dari Dr. Ninik Kristiani, M.Pd selaku Pengawas Pembina dan sambutan Dr. H. Moh. Sulthon, M.Pd sebagai Ketua Komite SMAN 10 Malang (link Youtube https://www.youtube.com/watch?v=NurRMJHmso8).

Moda pembelajaran pada MPLS kali ini menggunakan Live Streaming Youtube, Zoom Meeting dan Google Classroom. Live Streaming Youtube berjalan empat kali yakni pada acara Pra MPLS, Pembukaan, Materi Tata Tertib Sekolah, dan Penutupan MPLS, selanjutnya pemberian materi tatap muka secara daring menggunakan Zoom Meeting atau Google Classroom.

Setiap harinya materi MPLS hanya terdapat dua sesi yang harus diikuti oleh semua peserta dengan sesi pertama mulai pukul 08.00 – 10.00 WIB sedang sesi kedua dimulai pukul 10.00 – 12.00 WIB, hal ini sangat berbeda jauh bila dibandingkan dengan kegiatan MPLS tahun-tahun sebelumnya yang mengharuskan mereka hadir di sekolah untuk mengikuti kegiatan dari pagi hingga siang bahkan mendeketi sore hari.

Setelah hari Senin pagi mengikuti acara pembukaan secara live streaming, dilanjutkan dengan materi pada sesi yang pertama yakni tentang Visi dan Misi SMAN 10 Malang yang diberikan oleh Bu Faridah Hayati, S,Pd, M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan (link Youtube https://www.youtube.com/watch?v=vLOyW-iRnDw), sedang pada sesi kedua hari pertama MPLS ini adalah materi tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah yang dipaparkan oleh Bu Dhevi Amalia, S.Pd. (link Youtube https://www.youtube.com/watch?v=KJRYHOSNxek).

Pada sesi pertama di hari kedua rangkaian MPLS SMAN 10 Malang adalah pemberian materi tentang Tata Tertib Sekolah yang diberikan secara live streaming oleh Bu Endang Setyoningsih, S.Pd selaku Ketua Pelaksana MPLS tahun ini (link Youtube https://www.youtube.com/watch?v=WxD6Q_cRUGM) yang berdurasi sekira 17 menit 6 detik. Bersambung di sesi kedua hari kedua ini adalah pemberian materi tentang seputar Protokol Kesehatan di Era Pandemi Covid-19 (link Youtube https://www.youtube.com/watch?v=8P_8VycyMdM).

Hari terakhir MPLS SMANDASA diisi dengan materi Cara Belajar Efektif Pada Masa Pandemi Covid-19 oleh Pak Drs. Nur Ali Akhmad, M.KPd yang berdurasi selama 24:27 menit (link Youtube https://www.youtube.com/watch?v=RP4tXH9D_NI). Sedangkan materi terakhir yakni materi yang ke enam adalah tentang Pengenalan Eksktrakurikuler di sekolah dengan Pak Putet Bambang Ronggo Puspito, S.Pd sebagai pemateri sekaligus selaku Koordinastor Ekstrakurikuler di SMAN 10 Malang (link Youtube https://www.youtube.com/watch?v=n3qqo-SO7FI).

Seusai materi terakhir, dilanjutkan dengan acara Penutupan MPLS 2020/2021 oleh Ibu Kepala SMAN 10 Malang Dr. Husnul Chotimah, M.Pd secara live streaming di channel Youtube sekolah (link Youtube https://www.youtube.com/watch?v=h16k_QnpnR8). Bagi siswa baru kelas X selamat datang dan selamat bergabung dengan keluarga besar di SMAN 10 Malang.

Learn Today, Lead Tomorrow, Be The Best!

Pra MPLS SMANDASA 2020

Sesuai arahan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau disingkat MPLS pada masa pandemic Covid-19 ini dari semua jenjang sekolah dilaksanakan secara daring (dalam jaringan). SMAN 10 Malang melaksanakan rangkaian kegiatan MPLS pada hari Sabtu tanggal 11 Juli 2020 yang dimulai dengan Pra-MPLS yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas X dengan diketahui atau didampingi oleh orang tua siswa masing-masing. Semua siswa wajib menggunakan seragam putih-biru dengan atribut lengkap atau sesuai dengan seragam sekolah SMP/MTs masing-masing. Angkatan baru tahun pelajaran 2020/2021 ini khusus untuk kegiatan MPLS terbagi dalam 10 (sepuluh) kelas mulai dari kelas A hingga kelas J.

Kegiatan Pra MPLS dimulai pukul 06.45 dengan mengisi daftar hadir melalui Google Classroom kemudian pukul 07.00 WIB ikut Join Zoom Meeting yang dipandu oleh Bapak/Ibu wali kelas dengan link yang sudah dibagikan melalui grup Watshapp kelas masing-masing. Jadi, sebelum kegiatan Pra MPLS ini dimulai masing-masing wali kelas dari kelas A hingga J sudah membentuk grup Whatsapp untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi.

Tepat pukul 07.45 WIB Online Zoom Meeting berakhir dilanjutkan dengan mengikuti live streaming di channel Youtube SMAN 10 Malang di https://youtu.be/1MS3HUMb5SQ dengan pemberian materi penjelasan tentang seputar kegiatan MPLS yang akan diikuti oleh seluruh siswa kelas X selama tiga hari yaitu pada tanggal 13 – 15 Juli 2020 secara daring.

PPDB Online SMAN 10 Malang 2020

Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT :

“Sebagai salah satu penanggung jawab pembangunan manusia di Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Untuk mempercepat pencapaian sasaran pembangunan pendidikan, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah melakukan banyak terobosan yang dilaksanakan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Salah satu terobosan tersebut adalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA, SMK, dan SLB Negeri Provinsi Jawa Timur tahun pelajaran 2020/2021. Terobosan ini sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Manajemen Pengelolaan SMA, SMK dan SLB Negeri yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sistem seleksi PPDB dilaksanakan secara daring penuh dan cukup berbeda dengan pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya. Pelaksanaan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat agar tidak perlu keluar rumah guna mendaftar ke sekolah tujuan selama masa darurat penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di Jawa Timur.

Besar harapan pelaksanaan PPDB di Provinsi Jawa Timur dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Semoga ALLAH SWT memudahkan, Aamiiin.

Terimakasih.”

Sumber : https://ppdbjatim.net/

Sejak tanggal 8 Juni hingga 30 Juni 2020 otomatis secara teknis SMAN 10 Malang menyelenggarakan PPDB Online sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Jawa Timur, terdapat beberapa jalur Penerimaan Peserta Didik Baru antara lain Jalur Zonasi, Jalur Afirmasi, Jalur Perpindahan Tugas, dan Jalur Prestasi yang kesemuanya itu dilakukan secara daring. Secara teknis di lapangan, proses pelaksanaan PPDB di SMAN 10 Malang sema dengan semua sekolah setingkat SMA yang ada di Provinsi Jawa Timur, karena sekolah sebagai operator tidak boleh menyalahi Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) yang sudah diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Di SMAN 10 Malang terdapat 10 orang panitia yang bertugas selama proses PPDB Online ini berlangsung dari pagi jam delapan pagi hingga ditutup jam dua siang, bertempat di Gedung Perkantoran yang baru diresmikan beberapa hari sebelumnya.

Dr. Husnul Chotimah, M.Pd sebagai Kepala Sekolah dan sebagai Penanggung Jawab di sekolah setiap hari terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan PPDB, begitu juga dengan Faridah Hayati, S.Pd, M.Pd selaku Ketua Pelaksana PPDB Online di SMAN 10 Malang selalu bekerja, siap stand by dan berkoordinasi dengan tim panitia demi kelancaran proses dari awali hingga akhir yang disupport penuh oleh Tim IT.

Tentunya sesuai dengan aturan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19 tetap diberlakukan secara ketat, dimulai dengan pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan hand sanitizer ke setiap orang yang masuk ke lingkungan sekolah, begitu juga dengan disiplin menggunakan masker dan jaga jarak. Meski PPDB dilakukan secara online full, panitia PPDB SMAN 10 Malang tetap melayani jika ada calon siswa atau orang tua yang kesulitan menggunakan aplikasi PPDB Online Jawa Timur.

Sebanyak 340 siswa untuk pagu yang disediakan di SMAN 10 Malang yang diisi dari ke empat jalur penerimaan yang disudah ditentukan yakni Jalur Zonasi, Jalur Afirmasi, Jalur Perpindahan Tugas, dan Jalur Prestasi.

Peresmian Gedung Perkantoran dan Aula Baru SMAN 10 Malang

Learn Today, Lead Tomorrow, Be The Best!

Hari Sabtu, tanggal 13 Juni 2020 SMAN 10 Malang secara resmi mulai menggunakan Gedung Perkantoran dan Aula Baru Sekolah yang diresmikan oleh Dra. Ety Prawesti, M.Si selaku Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Menengah Atas Menengah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Dengan tetap mengacu pada aturan Protokol Kesehatan Masa Pandemi Covid-19, jalannya peresmian gedung dan aula ini berlangsung secara proporsional dan kondusif yakni hanya dihadiri maksimal 30 orang dalam satu event, tentunya dengan jaga jarak, memakai masker, pemeriksaan suhu tubuh, dan penyemprotan hand sanitizer kepada setiap orang yang mengikuti jalannya acara peresmian. Sebelumnya diawali penyemprotan disinfektan di semua sudut sekolah dan sudah barang tentu juga disemprotkan di sekitaran gedung dan aula baru baik di dalam maupun di luar gedung, kesemuanya itu dilakukan demi kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan Bersama.

Dihadiri juga oleh Jajaran Bidang Pembinaan PSMA Diknas Jatim, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah dan Kota Malang dan Kota Batu, Pengawas Pembina SMAN 10 Malang, Ketua Komite Sekolah beserta seluruh pengurus Komite Sekolah, perwakilan orang tua siswa, Tim Manajemen Sekolah, dan perwakilan Bapak/Ibu Guru dan Staff Karyawan SMAN 10 Malang. Prosesi acara peresmian ini berlangsung singkat dan sederhana dengan diawali pemotongan pita oleh Dra. Ety Prawesti, M.Si dan Ketua Komite SMAN 10 Malang dengan didampingi Dr. Husnul Chotimah, M.Pd selaku kepala sekolah dan Dra. Zubaidah, MM selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang.

Gedung Perkantoran dan Aula Baru ini dibangun menggunakan dana dari bantuan pemerintah yang bersumber dari APBN berupa renovasi bangunan SMA melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Tahun Anggaran 2019 dan dana bersumber dari Komite Sekolah.

Selepas pemotongan pita, dilanjutkan dengan touring di dalam gedung dan aula baru untuk meninjau segala fasilitas dan proteksi pemanfaatan gedung kedepannya. Pembangunan Gedung Perkantoran dan Aula baru ini tidak terlepas dari tuntutan pemenuhan kebutuhan akan fasilitas yang berupa prasarana sekolah untuk perkembangan dan kemajuan sekolah.

Acara berlanjut dengan ramah tamah diawali sambutan Kepala Sekolah, Ketua Komite, dan Kepala Bidang Pembinaan PSMA Diknas Jatim bertempat di aula baru. Rangkaian acara peresemian ini diakhiri dengan ramah tamah.

Semoga Gedung Perkantoran dan Aula Baru SMAN 10 Malang dapat bermanfaat dan berguna baik demi kemajuan dan kejayaan SMANDASA

(link Youtube https://www.youtube.com/watch?v=c8pafZD1_4Y)

SATRADHIRSA

Satvika – Dhira – Dhirot – Saha

Jujur – Teguh – Tekun – Rajin

Mempersiapkan Diri Jelang UNBK dengan Istighosah

(13/03) Sehubungan dengan pelaksanaan UNBK Tahun 2020, SMAN 10 Malang Melaksanakan kegiatan istighosah dengan wali murid kelas XII dengan tujuan untuk mendo’akan para siswa kelas XII agar ujian yang akan dihadapinya diberi kelancaran dan kemudahan. Acara ini dimulai pukul 13.00-15.00 WIB bertempat di Gedung Aula SMAN 10 Malang dan di isi oleh KH. Ali Mustofa atau lebih dikenal dengan nama Gus Ali. Sebagai pengisi acara inti, Ustadz tersebut membawakan tausiyah mengenai pentingnya orang tua dalam memperlakukan anaknya dengan baik begitu pun anak harus memperlakukan orang tua dengan baik.

Kegiatan istighosah ini juga di isi oleh Kepala SMAN 10 Malang  yaitu Dr. Husnul Chotimah yang memberikan materi mengenai Purnawiyata dan membahas mengenai wisuda yang akan datang. “ Acara istighosah kali ini sangat bagus, dapat menambah kedekatan dengan keluarga terutama orang tua, dan juga orang tua bisa mendo’akan yang terbaik untuk anaknya dalam menghadapi ujian, ” Ujar perwakilan siswa kelas XII.(mbf)

Tiga! Dua! Satu! Roket Meluncur!

(29/2) Pembelajaran di kelas terkadang dirasa membosankan oleh siswa. Pelajaran yang monoton membuat siswa kurang antusias untuk belajar di kelas, sehingga akan menghambat pemahaman materi yang rumit. Oleh karena itu, Pak David selaku guru mata pelajaran Fisika membuat sebuah inovasi dalam pembelajarannya. Beliau mengadakan event bernamaWater Rocket Competition (kompetisi roket air) sebagai aplikasi materi Fisika KD 3.6, yaitu Hukum Newton dan Penerapannya.

Water Rocket Competition sendiri menerapkan Hukum Newton III mengenai gaya aksi dan reaksi. Kompetisi seru yang bertempat di lapangan SMA Negeri 10 Malang ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X MIPA 1 sampai X MIPA 5 yang dibagi ke dalam 33 kelompok. Masing-masing kelompok memiliki empat sampai enam anggota.

Setiap kelompok bersaing satu sama lain membuat roket hasil desain mereka sendiri. Desain roket terdiri atas badan roket yang terbuat dari botol plastik bekas dan sayap juga ujung roket yang terbuat dari karton. Selain itu, ada juga launcher atau peluncur roket yang terbuat dari susunan pipa. Sesuai dengan namanya, peluncuran roket juga memerlukan air sebagai media.

“Karena gak ada desain patokannya, untuk kelompok kami roketnya harus dikasih pemberat biar gak kalah sama angin waktu meluncur di udara,” terang Dafa, salah seorang peserta dari X MIPA 4. Ia juga menambahkan bahwa aspek lain yang harus diperhatikan agar roket dapat meluncur dengan baik yaitu pembuatan launcher dari pipa yang disusun menurut konsep aksi reaksi  agar pipa launcher dapat mengeluarkan air ke arah kiri dan menerbangkan roket ke arah kanan.

Penilaian kompetisi ini meliputi lama waktu roket di udara dan jarak maksimal yang ditempuh oleh roket dari terbang sampai jatuh. Para siswa sangat antusias membantu penilaian dengan cara mengukur jarak jatuhnya roket air dari titik peluncuran menggunakan meteran gulung. Selain itu, ada siswa yang bertugas menghitung waktu roket di udara.

“Harapannya siswa dapat memahami konsep Hukum Newton III tentang aksi reaksi dengan baik,” tutur Pak David. Pernyataan beliau senada dengan tujuan kompetisi ini, yaitu pengaplikasian materi tentang Hukum Newton yang sedang dipelajari oleh siswa kelas X.

Tidak semua peluncuran roket berjalan dengan mulus, ada beberapa roket yang gagal meluncur jauh dan ada pula yang tersangkut saat akan mendarat. Namun, dibalik itu semua, para peserta menjadi tahu dimana letak kesalahan mereka dalam menerapkan konsep Hukum Newton III, sehingga kedepannya mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama. Selain itu, Water Rocket Competition ini menguji kekompakan mereka dalam kelompok mulai dari pembuatan roket air dan perlengkapannya, hingga saat beradu di dalam kompetisi. (lrf/zul)