Diklat Pemandu 2018 Ajarkan Cara Memandu Tamu yang Baik

MALANG—Sabtu (6/10) lalu diadakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pemandu SMAN 10 Malang Masa Bakti 2018/2019. Acara ini dimulai pukul 08.00 WIB di Laboratorium Fisika. Dengan jumlah hadir kurang lebih 40 siswa, acara ini berlangsung lancar. Ibu Ellen memberi beberapa kalimat sambutan sebagai pertanda diklat resmi dibuka. Beliau menyampaikan bahwa sebagai seorang pemandu yang baik, harus menjaga attitude yang baik pula. Seperti halnya selalu tersenyum.

 Foto 1

Acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Pak Yudi. Beliau menyampaikan tentang beberapa hal yang perlu diketahui oleh calon pemandu. Salah satunya teknik bridging. Teknik tersebut tentunya sangat penting bagi seorang pemandu. Hal lain yang juga disampaikan adalah bagian-bagian dari SMAN 10 Malang. Seperti halnya ruangan, sumur resapan, lubang biopori, dan lain sebagainya.

 Foto 2

Setelah materi selesai disampaikan, acara dilanjutkan dengan pelatihan pemandu baru untuk school tour didampingi dengan para pemandu lama. Tujuannya adalah untuk melatih para pemandu baru agar berani berbicara di depan banyak orang, melatih kecakapan, serta  melatih public speakingmereka.

Dari kurang lebih 30 orang pemandu baru, diharapkan bisa menjadi pemandu yang profesional dan mandiri dalam mendampingi para tamu saat berkunjung di area sekolah sekaligus menjadi stakeholder sekolah yang terpercaya. Karena inilah para pemandu perlu diberi pembekalan dan pelatihan untuk meningkatkan skill mereka.

 Foto 3

Di penghujung acara, pemandu lama yang sudah purna diberi waktu untuk menyampaikan pesan dan kesan selama mereka bertugas. “Semoga adik-adik betah dan kelak semoga ilmunya dapat berguna di universitas,” tutur Kak Thamara. (nra/tiy/dma)

Era Baru Kepengurusan OSIS/MPK

Serah terima Jabatan Pengurus OSIS dan MPK dari kepengurusan masa bakti tahun 2017-2018 kepada kepengurusan yang baru (masa bhakti tahun 2018-2019), yang dilaksanakan secara khidmat di lapangan sekolah, Senin (1/10). Serah terima itu bersamaan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Setelah pembacaan Ikrar Kesaktian Pancasila dan amanat pembina upacara yaitu Bu Ellen, barulah pengurus OSIS/MPK masa bakti tahum 2017-2018 dan OSIS MPK masa bakti tahun 2018-2019 memasuki lapangan upacara.

Foto 1

Acara serah terima jabatan dan pelantikann dihadiri oleh seluruh pengurus OSIS dan MPK yang lama dan pengurus OSIS dan MPK yang baru, para pembina OSIS, guru dan karyawan serta seluruh siswa. Pengurus OSIS dan MPK yang baru ini terbentuk dari seleksi 4 tahap. Tahap seleksi pengurus baru OSIS dan MPK, diklat, hingga pemilihan Ketua OSIS dan Ketua MPK berlangsung kurang lebih selama 2 bulan.

Foto 2

Dalam acara ini juga disebutkan Janji pengurus baru OSIS dan MPK yang dipimpin oleh Bu Ellen sebagai pembina upacara saat itu dan diikuti oleh seluruh pengurus baru OSIS dan MPK masa bakti tahun 2018-2019. Salah satu janji tersebut ialah agar mereka mengharumkan nama baik sekolah dan organisasi dan juga bersedia meluangkan waktu, pikiran dan tenaga untuk kepentingan organisasi. Selama kepengurusan OSIS/MPK masa bakti tahun 2017-2018 ada 32 program kerja yang terlaksana dengan baik.

Foto 3

Dalam sambutan Ketua OSIS masa jabatan 2017-2018 disebutkan bahwa ia ingin agar para pengurus baru ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik agar organisasi sekolah ini dapat maju dan semoga program kerja yang sudah dilakukan oleh kepengurusan OSIS/MPK masa bakti tahun 2017-2018 dapat memberikan dampak yang baik kepada seluruh warga sekolah. Dan inti dalam sambutan Ketua OSIS baru ia menyebutkan tentang komitmen bekerja sama demi membuat perubahan yang baik pada SMA Negeri 10 Malang dan diharapkan nya dukungan dari sekolah dan dari masyarakat sekolah agar kedepannya program yang dilaksakan dapat memberikan dampak positif. (dvi)

Belajar Kripik Singosari

(26/9), pihak sekolah SMAN 10 Malang mengadakan outdoor learning ke salah satu home industry yang berlokasi di Singosari. Dua puluh siswa yang mewakili kelasnya,  disuguhi dengan beberapa materi tentang kewirausahaan. Bu Ifa, selaku pemilik home industry kripik menjes tersebut memberikan beberapa info mengenai dasar dari kewirausahaan serta dunia kewirausahaan yang digelutinya sejak tahun 2004 hingga saat ini.

Mereka didampingi oleh lima orang guru pendamping menggunakan bus sekolah. Dengan waktu perjalanan sekitar 30 menit dari sekolah, mereka sampai di lokasi pada pukul 09.00 WIB.

Foto Bersama

Luhur Iman Seto yang menjadi salah satu perwakilan kelas 11, mengatakan bahwa di sana mereka dapat mengenal apa itu kewirausahaan, apa saja resiko berwirausaha, bagaimana cara mengatasi resikonya, serta bagaimana cara memulai usaha dengan baik. Selain itu, mereka juga mendapat kesempatan untuk bisa melihat proses pembuatan produk khas dari home industry tersebut yaitu kripik menjes.

Menurut Adit sebagai salah satu perwakilan kelas 10, mengatakan bahwa kebersihan  di home industry tersebut sesuai standar yang dilengkapi dengan ukuran dapur yang cukup besar untuk produksi. Pabrik rumahan tersebut tidak hanya menjualkan kripik menjes tetapi juga beberapa kripik olahan seperti kripik bayam, kripik tempe, dan kripik jamur. Selain menjual camilan Bu Ifa juga tak lupa untuk menjualkan beberapa minuman salah satunya sari apel.

“Karena inovasi barunya dalam mengangkat menjes biasa menjadi kripik menjes, Bu Ifa juga pernah berprestasi dalam acara UMKM dengan diborongnya kripik menjes buatannya oleh istri dari mantan Presiden RI ke-6 yaitu Ibu Ani Yudhoyono,” jelas Seto saat wawancara berlangsung. Dengan ketekunan dalam berwirausaha, Bu Ifa sudah mendistribusikan produk buatannya ke beberapa toko.

Kegiatan tersebut, selesai pada pukul 11.15 dengan waktu perjalanan kembali ke sekolah sekitar 20 menit. (mis/tar)

Lomba Bulan Bahasa

Untuk memperingati Bulan Bahasa Tahun 2018, SMAN 10 Malang mengadakan beberapa lomba pada tanggal (24/09) yang diadakan di dalam area sekolah. Lomba yang diadakan yaitu: Lomba Membuat Cerpen, Lomba Baca Puisi, dan Lomba Baca Berita.

Lomba-lomba tersebut wajib dilaksanakan dengan ketentuan,  tiap masing-masing kelas memiliki perwakilan minimal 1 orang/lomba. Maka dengan begitu seluruh siswa dapat dinyatakan telah berpastisipasi dalam memperingati Bulan Bahasa.

Foto 1

Untuk lomba membuat cerpen dapat dilakukan di rumah dan dikumpulkan di sekolah pada bulan Oktober dan dikumpulkan kepada salah satu guru yang bertanggung jawab, ialah Bapak Drs. Utomo.

Dan untuk lomba membaca puisi dan berita di adakan secara langsung di sekolah pada tanggal (24/09), namun di dua tempat yang berbeda. Lomba membaca puisi berada di OLC sekolah yang bersebelahan dengan lapangan rumput. Sedangkan lomba membaca berita berada di Lab. Fisika.

Foto 2

Untuk ketentuan lomba membaca puisi ,yaitu ada dua macam puisi yang harus dibacakan 1 puisi wajib dan 1 puisi pilihan. Dan untuk lomba membaca berita tidak ada ketentuan karena tema berita ditentukan oleh peserta lomba masing-masing, namun tetap ada poin-poin yang akan dinilai juri dari pembacaan berita.(tar/eil)

Orasi dan Pemilihan Calon Ketua OSIS/MPK 2018/2019

Foto 1

(17/9) Selepas apel pagi, SMAN 10 Malang mengadakan orasi calon Ketua OSIS/MPK masa bakti 2018/2019. Masing-masing dari calon ketua OSIS/MPK menyampaikan visi dan misi mereka. Setelah mereka menyampaikan visi dan misi mereka, ada sesi tanya jawab antar siswa dengan calon Ketua OSIS/MPK tak hanya siswa saja yang mengajukan pertanyaan kepada mereka tetapi ada juga dari beberapa Bapak/Ibu guru yang mengajukan pertanyaan kepada para calon Ketua OSIS/MPK. Setelah mereka mengungkapkan orasinya, para calon Ketua OSIS/MPK membuat kampanye ditemani tim sukses masing-masing calon ketua. Setiap tim sukses mereka mengirimkan dukungan dengan cara menyiarkan pesan lewat sosial media agar mereka mendapat dukungan dari seluruh siswa.

Foto 2

(21/9) SMAN 10 Malang mengadakan pemilihan Ketua OSIS/MPK masa bakti 2018/2019. Sistem pemilihan Ketua OSIS/MPK ini menggunakan sistem online yang dilaksanakan di ruang Lab. Komputer. Pada pemilihan ini, urutan siswa memilih ditentukan sesuai kelas yaitu kelas 12, 11 lalu 10. Agar pelaksanaan cepat selesai, para siswa diharapkan untuk berbaris dua banjar agar tidak terjadi golongan putih. Sebelum siswa masuk ruangan untuk memilih, Masing masing siswa diberi stempel di bagian punggung tangan. Setiap siswa harus memilih sesuai hati nurani mereka melalui komputer-komputer yang sudah disediakan. Setelah memilih siswa diperbolehkan untuk pulang dengan menunjukkan stempel sudah memilih Ketua OSIS/MPK.(rza/ran)

Foto 3

Meriahnya Malang Flower Carnival 2018

MFC 2018

Minggu (16/9) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang menyelenggarakan event tahunan yang berjudul Malang Flower Carnival (MFC). MFC adalah karnaval dengan kostum besar, unik dan menarik yang diikuti oleh sekitar 200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara. Event ini diselenggarakan di sepanjang Jalan Ijen, yaitu dengan start dari panggung dan catwalk di Simpang Balapan hingga finish di Museum Brawijaya.

Geia Pratita Adiarti - Peserta dari SMAN 10 Malang

MFC tahun 2018 kali ini mengangkat tema Wonderful Indonesia Flower. Dengan diselenggarakannya event ini diharapkan Kota Malang dapat mewujudkan cita-citanya yaitu menjadi kota kreatif berkelas internasional. Tidak hanya menjadi event yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Malang setiap tahunnya tetapi juga menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi para peserta MFC yang baru pertama kali berpartisipasi dalam event ini. “Mengikuti MFC adalah pengalaman yang berkesan menurutku karena kita harus berjalan sepanjang kurang lebih 800 m dan mengenakan kostum dengan berat sekitar 10 kg lebih,” kata Fiesta Nirmala, salah satu peserta MFC dari SMAN 6 Malang. (gep)

Rayakan 1 Muharram dengan Berbagi

(10/9) SMAN 10 Malang laksanakan kegiatan Bakti Sosial dalam rangka perayaan Tahun Baru Islam 1439 H. Kegiatan ini dilaksanakan di sebuah Yayasan Panti Asuhan Nur Illahi yang berlokasi di Tajinan, Kabupaten Malang. 2 siswa dari setiap kelas dengan jumlah total 20 siswa dikirim untuk mengikuti rangkaian acara yang dimulai sejak pagi hari. Tak lupa, tim Bakti Sosial membuka sumbangan sembako untuk dihibahkan kepada panti sejak dua minggu sebelum acara dilaksanakan.

Foto 1

Acara dimulai pagi hari pukul 8.30 WIB. Para peserta berangkat bersama dari SMAN 10 Malang dengan transportasi dari sekolah. Sesampainya di Panti Asuhan Nur Illahi, para peserta Bakti Sosial disambut hangat oleh antusiasme anak-anak panti. Ibu Husnul Chotimah selaku Kepala Sekolah SMAN 10 Malang menuturkan sambutannya sebagai pembuka acara. Bapak Tamyis selaku pendiri Yayasan Nur Illahi juga turut memberikan sambutan selamat datang kepada peserta Bakti Sosial.

Foto 2

Dengan suasana kesederhanaan dan kekeluargaan, peserta Bakti Sosial menjalani sepanjang kegiatan dengan senang hati. Dimulai dari mengaji bersama hingga berbagi cerita tentang awal mula berdirinya yayasan, peserta Bakti Sosial menyimak dengan seksama. “Disini orangnya ramah-ramah, sopan-sopan. Saya senang bisa berpartisipasi di kegiatan ini,” tutur Restu Vidianto.

Foto 3

Di penghujung acara, peserta Bakti Sosial dari SMAN 10 Malang memberikan beberapa seserahan berupa sembako dan sejumlah uang. Harapannya, seserahan tersebut dapat berguna bagi kelangsungan yayasan. “Saya senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini, karena menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat. Kita jadi lebih tahu kalau masih banyak anak yang membutuhkan bantuan tangan kita,” ujar Wildan Rifky. Wah, semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat baik bagi pihak SMAN 10 Malang maupun Yayasan Panti Asuhan. (tiy/gep)