Sharing Jurnalistik Bersama Dea Viona Ivanka

(5/10) Keakraban sharing alumni oleh Dea Viona Ivanka berlanjut di ekstrakurikuler Jurnalistik. Memang selama sekolah SMA, Dea tidak hanya mengikuti ekskul Broadcast Radio, tetapi juga mengikuti ekstrakurikuler Jurnalistik, organisasi Tim Marketing & Communication sebagai Public Relation, Tim Pemandu, dan pengurus OSIS/MPK SMAN 10 Malang.

Dea Viona yang berparas ayu ini dengan senang hati berbagi ilmu dan pengalamannya selama menimba ilmu sebagai peserta ekskul Jurnalistik Smandasa yang dibimbing langsung oleh Pak Yudi Fahmin, SH.

Ada banyak macam pertanyaan yang diutarakan para Jurnalis kelas X hingga kelas XII, baik seputar manfaat belajar Jurnalistik yang telah dirasakan pada saat kuliah di Jurusan Hubungan Internasional Universitas Airlangga Surabaya dan pertanyaan-pertanyaan lainnya tentang tips dan strategi menembus Perguruan Tinggi Negeri.

Dea berpesan kepada adik-adiknya para Jurnalis untuk terus bersemangat mengikuti ekskul Jurnalistik, lebih-lebih jika ilmu dan pengalaman yang diterima selama sekolah bisa related dengan jurusan kuliah yang nantinya mereka ambil. (red)

Dea Viona Ivanka: Berbagi Pengalaman Menjadi Penyiar Radio Smandasa

(1/10) Selama kurang lebih 30 menit Dea Viona Ivanka yang akrab disapa Dea ini memberikan berbagai pengalamannya selama mengikuti ekstrakurikuler Broadcast Radio semenjak duduk di bangku kelas X hingga kelas XII SMAN 10 Malang.

Saat ini Dea sedang mengenyam pendidikan tingginya di Universitas Airlangga Surabaya pada Jurusan Hubungan Internasional.

Agenda kegiatan berbagi ilmu bersama alumni ini dibuka oleh Pembina sekaligus Pendiri ekstrakurikuler Broadcast Radio yakni Pak Yudi Fahmin, SH. Dengan memperkenalkan Dea Viona Ivanka terlebih dahulu.

Sharing alumni ini berlangsung akrab dengan seluruh peserta ekskul Broadcast Radio yang mengikuiti via Zoom Meet, sharing ini tidak hanya seputar ekskul Broadcast Radio, akan tetapi Dea yang berdarah asli Makassar ini juga memberikan waktu dan kesempatan kepada adik-adiknya bertanya tentang dunia perkuliahan, organisasi yang diikuti selama SMA hingga sekarang duduk di bangku kampus.

Sharing ilmu dan pengalaman ini sekaligus juga memberikan motivasi kepada adik-adiknya untuk terus meningkatkan kualitas sebagai penyiar radio Broadcast Smandasa sebagai bekal ilmu dimasa mendatang, lebih-lebih di bangku kuliah sebagai life skill yang bisa meningkatkan performance diri untuk meraih kesuksesan dalam berkarir. (red)

Pembagian Rapor Tengah Semester Ganjil

(1/10) Hari ini seluruh siswa akan menerima rapor tengah semester yang akan dibagikanoleh walikelas masing-masing. Sehari sebelumnya, seluruh walikelas dari kelas X hingga kelas XII telah menerima arahan dan instruksi dari Bapak Kepala Sekolah Dr. Sasongko, S.Pd., MM. di ruang aula utama gedung perkantoran baru SMAN 10 Malang yang dilaksanakan selepas Kegiatan Belajar Mengajar usai.

Pertemuan walikelas dengan para orang tua / wali siswa diadakan melalui aplikasi Zoom Meet sesuai dengan kelasnya masing-masing pada hari Jumat, tanggal 1 Oktober 2021 muilai pukul 13.00 WIB sampai selesai.

Rapor tengah semester yang dibagikan kepada semua siswa ini sebagai patokan dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas belajar pada paruh semester berikutnya yang kesemuanya nantinya seluruh siswa akan diuji pada Penilaian Akhir Semester sekira pada akhir akhir bulan November atau awal bulan Desember ini. (red)

Sehat Berprestasi tanpa Anemia

(1/10) Kegiatan Keputrian BDI SMANDASA pada hari Jumat tepatnya tanggal 1 Oktober 2021 mengambil judul “Sehat Berprestasi tanpa Anemia”, kegiatan Keputrian ini berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting yang dihadiri khusus siswa putri yang beragama Islam.

Pematerinya adalah Ibu Eka Eliva, salah satu Petugas UKS SMAN 10 Malang, zoom dilaksanakan selama kurang lebih 35 menit lamanya yakni sejak pukul 11.15  hingga pukul 11.50 WIB. Setiap siswi diwajibkan mencatat hasil materi Keputrian di Buku El-Fikr yang sudah dibagikan pada awal tahun pelajaran ini.

Kegiatan Keputrian oleh BDI SMANDASA dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat siang yang dimulai menjelang adzan Dzuhur tiba dan berakhir bebarengan sholat Jumat usai. Keputrian merupakan kegiatan positif yang menjadikan nilai tambah bagi siswi muslim disamping kegiatan rutin Istighosah atau Khataman Al-Qur’an pada Jumat pagi sebelum pelajaran berlangsung.

Materi yang disampaikan membahas tentang Anemia. Anemia merupakan suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah lebih rendah dari normal. Pada saat darah normal, tubuh mendapat cukup oksigen, sedangkan saat mengalami anemia, tubuh kekurangan oksigen.

Adapun gejala Anemia yang umum dirasakan dikenal  dengan 5L, yaitu:

  1. Letih
  2. Lemah
  3. Lesu
  4. Lelah
  5. Lalai

Selain 5L, tubuh yang terkena Anemia akan merasakan pusing, berkunang-kunang, cepat mengantuk, dan sulit kosentrasi. Gejala itu akan mengakibatkan kemampuan belajar menurun, kebugaran menurun sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, dan daya tahan tubuh menurun yang dapat mudah terserang penyakit. Selain itu anemia juga berisiko mengalami masalah saat hamil dan melahirkan nantinya.

Anemia disebabkan oleh 3 faktor:

  1. Kurang asupan zat gizi terutama zat besi
  2. Kehilangan darah saat menstruasi, kecacingan
  3. Faktor Genetik (misalnya thalasemia)

Apakah remaja putri berisiko mengalami anemia? Iya, karena kebutuhan zat besi yang tinggi pada masa pubertas, kehilangan zat besi saat pendarahan selama menstruasi, dan kebiasaan makan yang kurang baik sehingga asupan zat besi kurang. Anemia dapat dicegah dengan cara yaitu, makan-makanan sumber zat besi dan minum Tablet Tambah Darah (TTD) 1x seminggu.

Ada anjuran minum TTD (Tablet Tambah Darah), yaitu :

  • 1 Tablet diminum sekali seminggu, setelah makan
  • Diminum dengan air mineral
  • Hindari minum TTD dengan teh, susu, atau kopi

Pada saat minum TTD tidak perlu untuk mengikuti tes anemia terlebih dahulu. TTD aman untuk dikonsumsi, bahkan minum TTD secara rutin juga diperbolehkan. Karena tubuh mempunyai sistem pengaturan zat besi secara otomatis. Mencegah anemia dengan makan sayur banyak tidak cukup, perlu juga makan makanan berprotein dan minum TTD. (dsy)