Raih 6 Medali Bridge Tingkat Jatim

Jumat (6/9) sampai Minggu (8/6) telah diselenggarakan Kejuaraan Bridge Tingkat Provinsi di GOR Perjuangan Poltek Negeri Jember. SMAN 10 Malang mengirimkan 4 siswa untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Dalam kejuaraan ini 4 perwakilan dari SMAN 10 Malang menyabet beberapa medali. Satria Sandi dan Khelvin Syauqie meraih medali perunggu beregu KU-18, M. Rizki Hanafiansyah meraih medali emas KU-15, dan Sandrina Athallia meraih medali emas KU-15.

Sandrina salah satu perwakilan bridge membagikan beberapa ceritanya saat bertanding “Kami biasanya latihan rutin seminggu dua kali, tetapi saat sudah H-7 kejuaraan latihan jadi rutin setiap hari,” ujarnya. Siswa yang akrab dipanggil Sandy ini juga membagikan beberapa kendala saat bertanding, “Kadang kendalanya saat bermain adalah kurang konsentrasi dan kelelahan karena dalam satu hari itu kita mainnya dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam,” imbuh siswa kelas X ini.

Sandy tentunya tidak menyangka bahwa ia bisa mendapat juara, dengan motivasinya yang ingin memberikan prestasi untuk SMAN 10 Malang dan mengharumkan nama sekolah, akhirnya dengan kerja keras dan doa ia dapat meraih juara.

Setelah kejuaraan ini Sandy pun mendapat pengalaman yang berharga. “Menang ataupun kalah adalah hasil akhir, yang penting saya sudah berusaha dan berdoa, dan saya akan belajar lagi agar bisa menjadi juara di kejuaraan yang selanjutnya,” pungkasnya. (dma)

Arahan Kapolres Malang Kota

Senin (16/9), upacara Bendera Hari Senin sebagai rutinitas warga sekolah telah dilaksanakan di Lapangan upacara SMAN 10 Malang. Tidak seperti upacara-upacara sebelumnya, kali ini sebagai Pembina Upacara dari Bhabinkamtibmas Polsek Kedungkangan Bapak Suwarno datang untuk memberikan sosialisasi atau arahan Bapak Kapolres Malang Kota kepada para siswa akan pentingnya menaati peraturan lalu lintas.

Sejumlah informasi dan pengalaman dari pihak kepolisian dalam menangani beberapa kasus tentang pelanggaran yang kerap kali terjadi saat berkendara pun disampaikan dengan harapan agar para siswa tidak melakukan pelanggaran yang serupa.

Pagi itu, tak ada suara lain yang terdengar selain nasehat dan himbauan dari kepolisian. Meskipun sinar matahari cukup menyengat, seluruh siswa mendengarkan setiap nasehat dan himbauan yang diberikan dengan  seksama. “Upacara kali ini tidak seperti biasanya, himbauan dari pihak kepolisian membuat semua siswa bungkam dan serius mendengarkan nasihat-nasihat yang disampaikan” ucap salah seorang siswa menggambarkan bagaimana suasana upacara pagi itu. (fnp)

Mengenal Lingkungan Sekolah dan Belajar Bersikap Santun

Sabtu ini (14/9) SMAN 10 Malang melaksanakan kegiatan Diklat Pemandu tahun ajaran 2019/2020. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Fisika dan diikuti oleh siswa-siswi kelas X dan XI yang telah mendaftarkan diri untuk menjadi pemandu. Seperti yang kita ketahui bahwa Kegiatan Diklat Pemandu adalah kegiatan yang bertujuan untuk lebih mengenalkan kepada siswa-siswi mengenai lingkungan sekolah dan etika yang baik dalam berbicara maupun berperilaku agar dapat menjadi pemandu yang baik saat ada tamu yang berkunjung ke sekolah. Selain itu, pemandu juga diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi siswa-siswi SMANDASA lainnya.

Kegiatan ini dimulai dengan pemberian materi oleh Pak Yudi selaku pembina. Dalam  diklat pemandu kali ini, ada dua alumni SMA Negeri 10 Malang atau biasa disebut SMANDASA turut hadir dan membagikan pengalamannya selama menjadi pemandu di SMANDASA. Kelas XII juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tentunya setelah melaksanakan bimbingan belajar yang rutin diadakan setiap hari Sabtu.

Setelah pemberian materi selesai, dilanjut dengan agenda school guide yaitu memperkenalkan lingkungan sekolah dengan berkeliling sekaligus menjelaskan bagian-bagian sekolah. Kelas XII dan XI mulai mencontohkan bagaimana menjadi seprang pemandu dengan baik. Mereka menjelaskan tahapan-tahapan mulai dari pintu gerbang. Setiap kelompok dibagi atas dua kakak senior dan satu adik junior.

Diklat Pemandu ini diharapkan dapat mengembangkan wawasan baru kepada siswa mengenai seluk-beluk sekolah.Pentingnya penguasaan diri dari segi manner dan attitude juga ditekankan, sehubungan dengan Pemandu yang menjadi ‘wajah’ SMAN 10 Malang. “Yang penting pembawaan diri dan wawasan itu diajarkan ke adik-adik baru. Karena itu basic, semua harus bisa. Namanya saja pemandu sekolah ya, school guide. Basic-basic kayak gitu harus bisa,” tutur Amanda Regita, selaku Koordinator Pemandu 2018/2019. (gep/nra/tiy)

Roadshow DBL Bersama Tora Cafe

(12/9) SMAN 10 Malang kedatangan Tora Cafe dalam rangka roadshow DBL Indonesia. Acara diawali dengan penyerahan tanda terima kasih oleh Tora Cafe kepada pihak sekolah karena telah bekerja sama dalam pengadaan acara roadshow tersebut. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan event DBL dan brand Tora Cafe yang baru, Tora Milky Latte.

Dalam acara ini, Tora Cafe mengadakan kuis berhadiah. Selain itu, mereka juga mempromosikan aplikasi DBL Play untuk menonton pertandingan DBL, melihat skor DBL, dan juga belajar tips-tips bermain basket.

Acara ini sangat menyenangkan karena selain mendapatkan minuman gratis dari Tora Cafe, para siswa juga bisa mendapatkan informasi tentang DBL 2019 yang sedang berlangsung. (zul)

Muharram Gerbang Hijrah Millenial

(4/09) SMAN 10 Malang menyelenggarakan acara 1 Muharram yang dipanitiai oleh kelas 10-11 ekstrakurikuler BDI di lapangan sekolah. Acara yang dilaksanakan pada hari Rabu ini dimulai setelah KBM mulai dari jam 07.00-09.45 WIB, siswa-siswi menghadiri acara 1 Muharram yang akan dimulai pada jam 10.00 WIB setelah istirahat.

Acara ini dibuka oleh penampilan dari ekstrakurikuler BDI, yaitu Al-Banjari. Kemudian, dilanjutkan dengan pembukaan dari ketua pelaksana yaitu salah satu siswi SMAN 10 Malang (Ninic Sholihati/ XI IPS 2) dan dilanjutkan sambutan dari  Ibu kepala sekolah yaitu Ibu Dr. Husnul Chotimah.

Acara ini kedatangan dai kondang Malang Raya yakni Ustadz Dr. H. Zainur Rozikin, MM pada jam 11.05 WIB yang memberikan ceramah dengan ciri khasnya yang membuat kita tidak jenuh untuk mendengarkan. Tidak hanya ceramah saja, tetapi diselingi dengan tanya jawab.

Setelah ISHOMA, dilanjutkan dengan membaca tartil yang dibacakan oleh juara 1 yaitu M. Syafii Udin (10 IPS 2), juara 2 M. Nur Avianto (12 MIPA 3), dan juara 3 Yasmin Tiara sari (11 IPS 3). Kemudian, dilanjutkan pembagian hadiah kepada para pemenang dan pemenang quiz dadakan yang diberikan selepas ceramah oleh Ustadz Dr. H. Zainur Rozikin, MM. Pada jam 14.10 WIB acara ditutup dengan penampilan dari Al-Banjari.(ezy)

Latihan Supporter Basket DBL 2019

(30/8) sebagian besar siswa SMA Negeri 10 Malang berlatih menjadi supporter untuk mendukung tim bola basket SMANDASA yang akan berlaga di Basket DBL South Region – East Java Series Tahun 2019 di GOR Bima Sakti Malang esok hari pada tanggal 31 Agustus 2019. Mereka berlatih di lapangan rumput di bagian depan sekolah.

Tidak hanya sekali atau dua kali mereka berlatih, setiap tim kesayangan mereka akan tampil, sehari sebelumnya pasti menggelar latihan secara massal di lapangan sekolah. Tidak hanya yel-yel dari para supporter saja, tetapi alat musik drum dan lainnya mengiringi lantunan sorak sorai lantang para suppoter di lapangan.

Kegiatan latihan tentunya untuk menunjukkan kesiapan Tim Smandasa berlaga di event akbar sekelas DBL. Dengan dikomandani Biyan dari kelas XII MIPA 2, “kami sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin, mulai dari kaos tim supporter, latihan untuk kekompakkan dan koreografi,” ucap Nafil setelah latihan supporter. Antusiasme sebagian besar siswa dapat dirasakan dengan kompaknya saat latihan di lapangan rumput.(krs)

AXIS Goes to School di SMAN 10 Malang

Jumat (30/8), Axis mengadakan kunjungan ke SMAN 10 Malang dalam tour yang bertajuk “Axis Goes To School”. Selain Axis, acara ini juga didukung oleh BBS TV. SMAN 10 Malang merupakan sekolah pertama di Malang yang dikunjungi oleh Axis dalam tour tersebut.

?

Kunjungan mereka kali ini bertujuan untuk memperkenalkan keunggulan Axis sekaligus menjadi ajang unjuk bakat beberapa ekstrakurikuler unggulan SMANDASA.

Acara  dibuka dengan penampilan dari ekstrakurikuler Modern Dance. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari oleh Bapak Putet B. Ronggo, selaku penanggungjawab ekstrakurikuler SMAN 10 Malang. Setelah sambutan, Pak Tri, perwaklian dari Operator Selular Axis memperkenalkan tawaran bonus kuota Axis yang dapat menghemat pengeluaran saat membeli kuota.

Acara dilanjutkan dengan penampilan ekstrakurikuler PPST yang baru saja menorehkan prestasinya. Archery SMANDASA menjadi ekstrakurikuler selanjutnya yang tampil di dalam acara ini, dilanjutkan Kuis Axis Pintar berhadiah uang tunai dan bagi-bagi kartu perdana gratis dari Axis. Ekstrakurikuler lain yang tampil dalam “Axis Goes To School”, yaitu Paskibra dan Futsal.

“Senang dan juga nggak nyangka, sih, bisa lolos sampai selesai kuis,” ujar Adinda, pemenang Kuis Axis Pintar. (zul)