Tiga Prestasi di Upacara Bendera

(3/9) Upacara bendera merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan bagi seluruh warga sekolah, baik sekolah negeri maupun swasta. Sama halnya dengan SMA Negeri 10 Malang. Setiap awal bulan, tepatnya di Hari Senin, SMA Negeri 10 Malang mengadakan kegiatan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh warga SMAN 10.

Foto 1

Pada hari Senin, 3 September 2018, tepatnya pukul 06.45, diadakan upacara bendera di lapangan SMA Negeri 10 Malang. Upacara diikuti oleh seluruh siswa tanpa terkecuali guru dan karyawan. Upacara berjalan tertib dan khidmat seperti biasanya. Peserta upacara dapat berbaris dan menikmati jalannya upacara dengan rapi dan tertib. Petugas upacara, seperti Paskibra, protokol, dirigen, pembaca do’a, UUD menjalankan tugasnya dengan baik. Pak Utomo, selaku pembina upacara juga menyampaikan amanatnya kepada seluruh peserta upacara “Bahwa tujuan sekolah adalah belajar”, hal itulah yang disampaikan tidak lain oleh Pak Utomo pada saat amanat.

Setelah upacara berakhir, peserta upacara tidak langsung dibubarkan seperti biasanya, melainkan ada pengumuman. Pengumuman yang disampaikan yaitu mengenai prestasi yang telah dicapai oleh Tim Basket Putra dan Jurnalistik dari SMA Negeri 10 Malang. Prestasi yang dicapai yaitu, Tim Basket Putra telah mencapai tingkatan “Fantastic Four” atau babak empat besar dalam Tournamen Basket Jawa Timur tahun 2018. Selain itu, Tim Jurnalistik juga meraih prestasi sebagai Juara 2 Jurnalist DBL 2018 dan sebagai “Best Content Creator”. Beberapa anggota Tim Basket Putra dan tiga orang perwakilan Tim Jurnalistik maju untuk penyerahan piagam penghargaan. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Pak Utomo selaku Wakasek. Kesiswaan kepada Tim Basket Putra dan Tim Jurnalistik SMA Negeri 10 Malang.

Foto 2

Dengan beberapa prestasi yang baru saja diraih dari beberapa ekstrakurikuler di SMAN 10 ini, yaitu dari Tim Basket dan Jurnalistik, para guru mengharapkan siswa yang lainnya dapat termotivasi untuk melakukan hal serupa, yaitu dapat mengembangkan bakat masing-masing dibidang yang ditekuni, dan bisa berprestasi untuk mengharumkan nama sekolah dan diri sendiri tentunya. Setelah penyerahan piagam penghargaan, perwakilan yang telah dipanggil ke depan diminta kembali ke barisan masing-masing. Upacara bendera pun berakhir. Seperti biasa, peserta upacara dibubarkan dan melanjutkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masing-masing di kelas.(ndr)

LDKS Calon Pengurus OSIS/MPK 2018-2019

(31/8) sebanyak 35 siswa calon pengurus OSIS/MPK siap melaksanakan diklat di asrama Brigif Para Raider XVIII, Jabung, Kabupaten Malang. Dengan semangat dan rasa kekompakan calon pengurus OSIS/MPK berangkat menuju tempat diklat dengan penuh persiapan yang matang. Hal ini dapat dilihat dari rasa antusias para calon pengurus OSIS/MPK saat mempersiapkan keperluan diklat.

Foto 1

Pukul 08.00 pagi para peserta berkumpul di lapangan rumput SMAN 10 Malang, dengan membawa barang-barang perlengkapan yang akan dibawa. Kemudian, dilakukan pengecekan barang-barang bawaan di lapangan basket setelah sholat Jumat. Setelah pengecekan mereka berangkat menuju asrama Brigif Para Raider 18/Trisula, Jabung menggunakan bus sekolah.

Foto 2

Sesampainya di Jabung, para peserta disambut oleh anggota Brigif Para Raider 18, dilanjutkan dengan perjalananan menuju lapangan untuk apel pembukaaan. Selain itu juga dilakukan pembagian barak dan pembacaan peraturan diklat. Selanjutnya, para peserta diberikan materi tentang Public Speaking dan Wawasan Kebangsaan di Gor Matrodji.

Foto 3

Pada hari kedua, tepatnya hari Sabtu (1/9/2018), para peserta melaksanakan sholat Shubuh berjamaah dilanjutkan dengan membaca Surat Yasin. Dilanjutkan dengan senam dan lari pagi, kemudian bersih diri dan sarapan. Di Gor Matrodji, para peserta diberikan 3 materi yaitu materi tentang Etika Makan dan Tata Krama, Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LKDS), Keorganisasian.

Foto 4

Kegiatan dilanjutkan dengan sholat Dzuhur dan makan siang. Setelah itu, para peserta melakukan review tentang materi yang telah didapatkan. Setelah sholat Ashar, dilaksanakan sharing antara peserta dengan panitia LDKS, kemudian dilanjutkan dengan sholat Maghrib dan makan malam. Para peserta diberi waktu istirahat sebelum kegiatan JJM (Jalan-Jalan Malam) dan kegiatan tersebut diakhiri dengan acara api unggun.

Hari terakhir, para peserta melaksanakan shalat subuh untuk mengawali hari di Gor Matrodji. Kemudian para peserta sarapan dan berjalan menuju tempat outbound. Kegiatan ditutup dengan apel penutupan oleh Pak Utomo.(red)

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1439 H

(23/8) SMAN 10 Malang memperingati Hari Raya Idhul Adha. Sesuai dengan QS Al-Kautsar ayat 1 dan 2 yang berbunyi :

 

Idul Qurban

Artinya : “Sesungguhnya kami telah memberikan karunia sangat banyak kepadamu, maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah qurban.”

Perayaan Hari Raya Idul Adha di SMA Negeri 10 Malang kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya penyembelihan hewan qurban, namun ada kegiatan makan bersama yang dilaksanakan ketika istirahat kedua. SMA Negeri 10 Malang akan menyembelih hewan qurban sebanyak 9 ekor kambing dan 3 ekor sapi.

Proses Penyembelihan Hewan Qurban

Aktivitas pembelajaran dilakukan seperti biasanya. Untuk panitia Badan Dakwah Islam ikut melaksanakan penyembelihan dan pemotongan daging qurban, kurang lebih ada 40 anggota ekstrakulikuler Badan Dakwah Islam yang menjadi panitia. Penyembelihan dan pemotongan hewan qurban dilaksanakan mulai pagi hingga jam dua siang. Setelah daging dipotong dan ditimbang, daging diberikan ke masyarakat dan siswa sekolah SMAN 10 Malang yang kurang mampu.

Selain penyembelihan qurban, ada kegiatan makan bersama dari hewan yang disembelih, sebagai salah satu kegiatan untuk mengisi kegiatan Idul Adha di SMA Negeri 10 Malang. Menu makanan yang disajikan adalah sate dan gulai. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada istirahat kedua. Semua siswa diwajibkan untuk membawa nasi dan akan dibagikan masakan sate dan gulai untuk makan bersama.

Makan Siang Bersama

Saat istirahat ke dua, siswa SMA Negeri 10 Malang menuju ke depan Ruang Tata Usaha, dipanggil secara urut perkelas untuk menerima sate dan gulai. Setelah menerima sate dan gulai, siswa memakannya di kelas masing-masing. Menurut Dzakira siswi kelas 10 MIPA 2, “Masakan dari hewan qurban sangat enak” ujarnya dengan perasaan yang puas. Setelah istirahat kedua berakhir, kegiatan pembelajaran dilanjutkan sampai pulang sekolah. (vir/aka)

Upacara Hari Kemerdekaan RI ke-73 di SMAN 10 Malang

Logo HUT RI ke 73 Tahun 2018

Jumat (17/8) SMAN 10 Malang memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke-73. Seperti amanat yang disampaikan Bapak Saiku selaku inspektur upacara, kegiatan upacara tahun ini mengusung tema “Kerja Nyata, Prestasi Bangsa” untuk memotivasi semua peserta upacara termasuk siswa siswi SMAN 10 Malang yang mengikuti kegiatan upacara tersebut.

Inspektur Upacara - Bapak Saiku - LANAL TNI AL Malang

Hari yang cerah turut mendukung terlaksananya upacara yang khidmat ini, pasukan Paskibra SMAN 10 Malang yang telah berlatih berminggu-minggu kini dapat menuai hasil yang memuaskan, mereka bertugas dengan sangat baik. Begitu pula dengan peserta upacara, mereka turut merasakan kebahagiaan di Hari Kemerdekaan ini.

Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih

Upacara yang dihadiri kurang lebih 1100 orang warga SMAN 10 Malang dan wali murid ini berbeda dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya, upacara Hari Kemerdekaan RI ke-73 ini bebarengan dengan penyematan tanda ketarunaan. “Sejak adanya ketarunaan, seragam Ketarunaan yang dulunya cuma polosan sekarang jadi banyak atributnya, semoga kedepannya SMAN 10 Malang menjadi sekolah yang melahirkan para taruna taruni tangguh” ujar Maulana, siswa SMAN 10 Malang.

Pengibaran Bendera Merah Putih

Bapak Saiku, inspektur upacara Hari Kemerdekaan RI yang ke-73 juga menyampaikan beberapa hal dalam amanatnya, selain ucapan syukur dan ucapan selamat ulang tahun untuk Republik Indonesia yang ke-73 beliau juga mengingatkan kepada semua peserta upacara khususnya kepada siswa siswi SMAN 10 Malang bahwa pendidikan merupakan salah satu jalan perubahan menuju perbaikan, yakni menuju Indonesia yang berdaulat,mandiri dan berkepribadian.

Pelantikan Kenaikan Pangkat Program Ketarunaan

Bapak Saiku juga berharap dengan adanya kegiatan Ketarunaan ini siswa siswi SMAN 10 Malang bisa mendapatkan pengalaman yang berguna untuk masa depan. Tak lupa juga, beliau juga berpesan kepada para guru dan wali murid untuk senantiasa mendukung setiap langkah anak didik SMAN 10 Malang dan memohon doa agar kegiatan ketarunaan kedepannya bisa terlaksana dengan lancar.

Penampilan Pasukan Program Ketarunaan

Di penghujung kegiatan upacara, para siswa siswi SMAN 10 Malang yang terpilih menampilkan yel-yel khas Ketarunaan yang telah diajarkan oleh LANAL Malang selaku Pembina Ketarunaan, mereka tampil dengan sangat baik dan sangat bersemangat. (dma)

Semarak HUT RI yang Ke-73 Tahun

Hari Rabu (15/08) kali ini tidak seperti hari-hari lainnya. Ada yang spesial di SMA Negeri 10 Malang dalam menyambut HUT RI yang ke-73. SMA Negeri 10 Malang mengadakan lomba-lomba yang seru dan menghibur masyarakat Sekolah. Seperti karet estafet, futsal sarung, kerupuk sunggi, basket daster, dan voli buta. Lomba kali ini diadakan selama dua hari, dimulai hari Rabu 15 Agustus 2018 hingga Kamis 16 Agustus 2018.

Futsal Sarung

Lomba yang diadakan adalah lomba per tim dan masing-masing tim terdiri dari tiga kelas yang berbeda secara acak. Semua lomba yang diadakan adalah lomba yang sangat mengandalkan kekompakan tim untuk menang. Tidak hanya itu, banyak sekali keseruan dan kehebohan yang terjadi ketika pelaksanaan lomba tersebut. Seperti kesulitan untuk bergerak karena menggunakan sarung atau daster, bermain voli dengan net yang tertutup kain sehingga sulit menangkap bola dan sebagainya.

Makan Krupuk

“Kesannya menyenangkan, karena acara berjalan lancar dan tidak terjadi masalah. Kita sebagai warga Indonesia harus tetap mencintai tanah air kita dan menghargai jasa para pahlawan” ucap Reynold sebagai ketua pelaksana. Harapan diadakannya lomba tersebut untuk memeriahkan HUT RI ke-73 dan kita sebagai bangsa Indonesia dapat memupuk rasa cinta tanah air. (aka)

Malang Today di Satradhirsa

Pada hari Sabtu (11/8) tepatnya pukul 07.30 – 11.00 SMAN 10 Malang kedatangan tim dari Malang Today untuk memberikan pelatihan jurnalistik. Malang Today sendiri merupakan media online yang memberikan informasi atau berita terbaru seputar kota Malang. Pelatihan ini diikuti oleh peserta ekstrakulikuler Jurnalistik, Fotografi dan Broadcasting, dan dan Tim Pemandu kelas XI.

Foto 1

Agenda dari kegiatan ini antara lain pengetahuan tentang dunia jurnalistik yang mencakup pengertian, jenis media, sudut pandang, nilai dan unsur berita, serta cara mengolah bahan dan cara wawancara yang benar. Pada sela-sela kegiatan juga diadakan games yang tidak hanya seru namun juga bermanfaat, karena dari games tersebut kita dapat mengetahui kata-kata yang benar dalam KBBI juga beberapa kata serapan. Tidak hanya diberi materi, dilakukan juga praktik langsung, yaitu menulis artikel seputar SMAN 10 Malang secara berkelompok dan bagi satu tulisan terbaik, akan dipublikasikan oleh Malang Today.

Foto 2

Menjelang akhir acara, diberikan sambutan oleh Kepala Sekolah SMAN 10 Malang, Ibu Husnul Chotimah dan pemberian cindera mata oleh Malang Today kepada SMAN 10 Malang. Sesi pesan dan kesan dilakukan untuk penutup acara. “Menurutku, kegiatan ini menambah pengetahuan siswa tentang kebahasaan dan bisa mengembangkan bakat juga, jadi bermanfaat banget buat siswa yang suka atau ingin bikin artikel dan sebagainya,” ujar Rachel, salah satu peserta pelatihan. (lrf/ndr/ran)

Bersih Lingkungan : Penguatan Pendidikan Karakter

(10/8) Kegiatan kerja bakti dilaksanakan di sepanjang ruko yang ada di Jl. Danau Toba, Sawojajar. Kerja bakti dilaksanakan oleh 40 siswa perwakilan dari tiap-tiap kelas dan beberapa guru dari SMAN 10 Malang.

Foto 1

Kerja bakti yang dilakukan merupakan salah satu program Sekolah Rujukan yang bertujuan untuk membentuk karakter siswa-siswi SMAN 10 Malang untuk peduli dengan kebersihan lingkungan. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.

Foto 2

Ibu Wahyu yang menjadi guru pendamping pada kegiatan ini mengatakan, “program ini sangat baik untuk karakter siswa-siswi SMAN 10 Malang, meskipun hanya membersihkan selokan sepanjang jalan ruko di Jl. Danau Toba dan membersihkan lingkungan sekitarnya itu sudah mencegah banjir dan dampak buruk lainnya,”. Menurut Ibu Wahyu kegiatan ini memberikan dampak baik. Selain dari Ibu Wahyu juga ada Pak Wied dan Ibu Lorenta yang ikut serta membatu membersihkan selokan dalam kegiatan ini.

Foto 3

Begitu juga pendapat dari salah satu siswi  yang mengatakan “kerja bakti itu selain membersihkan lingkungan juga bisa tau apa makna gotong royong yang sebenarnya lagipula kalau banyak yang membantu lingkungan bersih tapi badan nggak capek,” begitu ujarnya.

Memang banyak manfaat yang bisa dilakukan dari kegiatan kerja bakti ini, Lingkungan bersih hidup sehat!.(rza)