Persami : Kegiatan Seru Penutup Semester

            (18/1) Semua siswa  kelas XII mengikuti PERSAMI (Perkemahan Sabtu-Minggu) di SMAN 10 Malang yang diawali dengan upacara pembukaan pukul 1 siang di lapangan upacara sekolah. Karena kegiatan ini menginap di sekolah, maka ada pembagian ruang kelas dan peserta putra atau putri. Dilanjutkan dengan pre-test yang diikuti oleh seluruh peserta perkemahan. Kegiatan lapang berlanjut hingga menjelang waktu maghrib untuk bersih diri dan sholat jamaah.

Selepas ishoma, peserta menurut kelasnya masing-masing menyiapkan yel-yel kelompok yang akan ditampilkan pada saat kegiatan malam yakni Malam Keakraban. Seusai makan malam, seluruh peserta perkemahan berkumpul di lapangan untuk memulai acara Malam Keakraban, tentunya acara ini sangat menarik dan memunculkan keseruan tersendiri bagi semuanya.

Secara bergantian semua kelompok menampilkan kebolehannya dalam yel-yel untuk menunjukkan kekompakan, rasa malu dan gelak tawa campur jadi satu. Seperti adatnya Pramuka, pada Malam Keakraban ini pasti ada “api unggun”, tak lengkap rasanya kalau tidak ada yang satu itu. Yel-yel dinilai dari kekompakan dan kreatifitas masing-masing kelompok, karena rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir akan dilombakan. Kelompok kelas dengan yel-yel terbaik, terkompak, dan terdisiplinlah yang akan menjadi juara pada kegiatan Persami tahun ini.

Malam Keakraban diakhiri dengan acara renungan untuk menambah motivasi bagi siswa kelas XII yang beberapa bulan lagi akan mengikuti berbagai ujian, dimulai dari ujian praktik, Ujian Nasional hingga ujian masuk perguruan tinggi.

Keesokan harinya, seusai sholat Shubuh berjamaah, peserta perkemahan senam pagi bersama dilanjutkan dengan sarapan pagi di lapangan, setiap kegiatan mereka harus kompak sesuai pada kelompoknya masing-masing. Keseruan perkemahan berlanjut dengan outbound, meski terik matahari sudah mulai menyengat, itu tidak mematahkan semangat mereka. Setelah capek dan berkeringat, peserta dipersilahkan untuk istirahat sejenak sambil membersihkan dan merapikan ruang kelas yang mereka tempati bermalam.

Seluruh peserta Persami kembali ke lapangan dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap untuk mengikuti apel penutupan yang ditutup oleh Pak Utomo selaku Wakasek. Kesiswaan.

“seru poll! Apalagi acara malemnya nggak bisa dilupain banget, seneng bisa quality time sama temen temen diakhir sekolah hehe, tapi agak kecewa sama outbondnya gak seseru yang diekspektasi “ tutur Jevon salah satu peserta PERSAMi. (nsw)

Satu Dasaku 2020 : One Step Closer, Ready for Future!

Diawal semester genap ini, para alumni SMAN 10 Malang atau yang biasa dikenal dengan Ikasadhirsa mengadakan event tahunan yaitu Satu Dasaku. Satu Dasaku ini adalah event tahun dari alumni untuk siswa kelas XI dan kelas XII Sman 10 Malang. Event ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada siswa kelas XI dan kelas XII tentang perkuliahan. Acara ini pun berlangsung selama dua hari yaitu pada hari Jumat (10/1) untuk siswa XI dan hari Sabtu (11/1) untuk siswa kelas XII, bertempat di aula SMAN 10 Malang.

Acara pertama ada sambutan dari ketua Ikasadhirsa dilanjutkan sambutan dari Kepala Sekolah, Bu Husnul. Setelah sambutan ada berbagai acara menarik dimulai dengan pembekalan mengenai beberapa jalur masuk ke perguruan tinggi dan pematerinya pun berasal dari kakak kelas jadi acaranya lebih seru, kita juga bisa belajar dari pengalaman mereka sebelumnya. Selain materi dari para alumni yang masih kuliah, ada juga materi dan motivasi dari para alumni yang sudah sangat sukses dan memiliki banyak usaha.

“Acaranya sangat seru, kita bisa lebih tahu tentang dunia perkuliahan jadi kita ga perlu bingung lagi.” Ucap salah seorang siswa kelas XII. Tidak hanya materi saja, ada juga permainan yang sangat seru. Di akhir acara ada kegiatan yang sangat menarik yaitu para siswa kelas XII akan memasuki ruang-ruang kelas sesuai fakultas atau jurusan yang ingin didapat informasinya. Acara terakhir yaitu pelepasan balon udara, di dalam balon udara tersebut terdapat tulisan sebuah harapan dari para siswa kelas XII. Semoga saja dengan adanya acara seperti ini dapat memberikan semangat dan motivasi ke para siswa SMAN 10 Malang dan juga kepada para alumni sehingga kita semua bisa sukses. (dvi)

Bridge sabet medali untuk Satradhirsa

Lagi-lagi SMAN 10 Malang menyabet medali perak dalam ajang perlombaan Bridge berpasangan yang diadakan di  Jakarta tepatnya di gedung Marinir Cilandak dan Telkom Landmark Tower  pada tanggal 10-17 November 2019. Perlombaan bridge berpasangan ini diikuti oleh beberapa perwakilan SMA Negeri di Jawa Timur, diantaranya SMAN 10, SMAN 3, dan SMPN 1.

Tak tanggung-tanggung, demi mengharumkan nama Satradhirsa, Satria Sandhi dan Kevin Syauqi bekerja keras yaitu latihan intensif selama H-1 bulan dan latihan empat minggu sekali. “Pas latihan Bridge itu seru banget, soalnya kayak diasah banget buat mikir juga gitu otaknya” ujar Satria. Perlombaan ini tak hanya mengharumkan nama Satradhirsa saja, tetapi juga mengharumkan nama Kota Malang sebab perlombaan ini hingga ke kancah nasional.

“Sukanya ya pasti seneng dan bangga bisa dapet juara sama mewakili SMAN 10, bisa menambah pengalaman, terus seneng juga bisa ketemu atlet lain jadi banyak punya temen nya, hehe. Kalo Dukanya nggak ada sih soalnya dari akunya juga suka Bridge jadi yaa kayak seneng, enjoy aja pas latihan sama lomba hehe” lanjutnya. (ran)

Optimis jadi juara, juara 1 di ajang Malang ‘Muaythai Fighting Fest’

(14/12) Malang ‘Muaythai Fighting Fest’ adalah salah satu ajang perlombaan yang diadakan dalam rangka penjaringan atlit. Acara ini diselenggarakan oleh Pengurus Muaythai Indonesia Kota Malang yang berpusat di Yon Bekang 2/Kostrad. Tepatnya di Jl. Panglima Sudirman no 14 Kesatrian, Malang.  Banyak orang dari berbagai kalangan dan usia yang mengikuti perlombaan ini karena di buka secara umum. Namun, kebanyakan peserta yang mengikuti lomba ini adalah dari kalangan SMA/SMK.

Salah satu peserta yang mengikuti lomba ini bernama Bobby Penaloza. Ia menjadi satu-satunya perwakilan dari SMAN 10 Malang. Siswa yang biasa dipanggil Bobby ini menduduki bangku kelas XII IPS 4. Pada saat mengikuti perlombaan ini, Bobby mengaku ia sudah sangat optimis dari awal. Di sana ia didampingi oleh team club yang bernama Never Say Old Combat. Hingga akhirnya, ia memenangkan perlombaan ini saat pertandingan akhir melawan peserta yang berasal dari Sidoarjo.

Ia mengaku sangat senang pada saat panitia mengumumkan namanya menjadi juara pertama. Karena baginya, ketika ia berusaha keras dan  merasa optimis pada saat mengikuti lomba, ia bisa menjadi juara seperti yang ia inginkan. “Berdoa kepada Tuhan adalah yang utama. Namun, usaha dan sikap optimis juga perlu. Karena percaya diri bisa membuat kita menjadi juaranya”, Ujar Boby Penaloza pemenang juara 1 lomba Muaythai. (rza)

Penerimaan Rapor Kelas XII SMAN 10 Malang

(21/12) Seluruh siswa kelas XII SMAN 10 Malang mengambil rapor bersama orangtuanya. Acara tersebut dimulai dari jam 7 pagi hingga jam 12 siang. Tidak seperti biasanya, pelaksanaan penggambilan rapor diadakan di Aula kampus II UM. Hal tersebut dikarenakan sekolah akan menyiapkan wadah untuk wali murid dan siswa dengan memberikan gambaran-gambaran dan pengarahan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya 3 stanza, dilanjutkan dengan sambutan  Kepala Sekolah Ibu Dr. Hunsul Chotimah, Ketua Komite Sekolah Bapak Dr. H. Moch. Sulthon, M.Pd. dan sambutan terakhir oleh Ibu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kota Malang dan Kota Baru Dra. Ema Sumiarti, M.Si, setelah itu paparan PTN dibagi menjadi tiga sesi, yang setiap sesi diisi oleh dua hingga tiga universitas. Universitas yang mengisi materi antara lain UM, Polinema, UNEJ, UNESA, IAIN Tulungagung, UB, dan UNAIR. Dalam acara tersebut mereka menjelaskan bagaimana jalur-jalur yang dapat ditepuh oleh siswa untuk memasuki PTN tersebut baik melalui jalur Prestasi, SNMPTN, maupun SBMPTN.

Selain itu mereka juga menerangkan tentang berapa saja biaya per semester, bagaimana sistem belajarnya, serta fasilitas apa saja yang ada di dalamnya. Sebagian moderator setiap universitas menggunakan video sebagai media yang membantu menerangkan. Namun, sebagian lainnya menggunakan slide presentasi dan menjelaskan secara manual.

Setiap universitas diberikan waktu 20-30 menit untuk menyampaikan informasinya. Setiap akhir sesi, orang tua dan siswa diberikan kesempatan untuk memberikan pertanyaan kepada pemateri. Banyak pertanyaan yang muncul dari orang tua/ wali siswa. Salah satunya adalah biaya kos di sekitar universitas tersebut dan biaya makan. Acara ditutup dengan pembagian konsumsi makan siang dan pembagian rapot oleh wali kelas masing-masing.(ear)

Penerimaan Rapor Semester Ganjil bagi Kelas X dan XI

Jumat, 20 Desember 2019, SMAN 10 melaksanakan kegiatan penerimaan rapor bagi siswa kelas X dan XI. Penerimaan rapor ini tentunya menjadi momen yang menegangkan bagi seluruh siswa karena merupakan hasil pembelajaran dalam satu semester ini.

Penerimaan rapor ini diterima oleh setiap masing-masing orang tua/wali siswa kelas X dan XI. Penerimaan rapor ini dilaksanakan mulai pukul 07.30 hingga pukul  09.00 WIB. Penerimaannya sendiri di kelas masing-masing yang diberikan langsung oleh wali kelas atau yang mewakili.

Secara teknis pengambilan rapor ini sangat tertata. Dari segi waktu bahkan penempatan para pemandu yang memandu orang tua/wali siswa untuk mengarahkan pada kelas masing-masing yang bertujuan untuk meminimalisir kesalahan para wali murid masih belum tahu letak-letak kelas. Selain itu bantuan para pengurus kelas untuk wali kelas masing-masing juga sangat membantu jalannya penerimaan rapor ini.

Secara keseluruhan penerimaan rapor ini berjalan lancar dan on time. “ kalo menurut aku karena ada pemandu sama pengurus kelas jadi semuanya kayak lebih tertata gitu, lebihnya kayak semua teratur jadi sebelum orang tua ambil semuanya uda disiapin “ tutur Deviana salah satu pemandu penerimaan rapor. ( nsw)

Classmeeting Akhir Semester Ganjil

Setelah satu minggu pelaksanaan PAS (Penilaian Akhir Semester), pengurus OSIS dan MPK menyelenggarakan classmeeting sebagai hiburan bagi para siswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut.

Hari pertama pelaksanaannya, Senin (16/12/2019) kegiatan dimulai pukul 07.00-11.00 WIB. Hari kedua, Selasa (17/12/2019) kegiatan dimulai pukul 07.00-13.00 WIB. Hari ketiga, Rabu (18/12/2019) kegiatan dimulai pukul 07.00-14.00 WIB. Semua perlombaan dilaksanakan di lapangan basket karena berhubungan dengan olahraga.  

Pada classmeeting kali ini, panitia menyiapkan beberapa perlombaan, antara lain PBB dan yel-yel bagi siswa kelas 10, tarik tambang, futsal, basket bahkan e-sport atau olahraga elektronik menjadi pilihan untuk dilombakan. Permainan Mobile Legend yang saat ini sedang marak di kalangan para remaja, menjadi salah satu e-sport yang dilombakan pada class meeting ini.  

Kelas XI IPS 2 adalah satu peserta yang memenangkan pertandingan Futsal dalam ajang classmeeting kali ini. (mis)