Juara 2 : Harumkan SMAN 10 Malang Lewat Tari Tradisi

Sabtu (30/03), PPST SMAN 10 Malang kembali mengharumkan nama sekolah dengan memperoleh juara 2 kategori tari tradisi dalam lomba tahunan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan. Lomba tersebut diselenggarakan di SMAN 5 Malang. Dalam kategori lomba ini, PPST SMAN 10 Malang mengirimkan enam orang, yaitu Putri Adilla dan Putri Rizki dari kelas 10, serta Sela, Farid, Rifki, dan Baghdad dari kelas 11.

Untuk mempersiapkan penampilan, mereka berlatih selama kurang lebih satu bulan. Mulai dari latihan fisik, tenaga, gerakan, musik, dan lain-lain. Meskipun jadwal sekolah sudah cukup padat, mereka tetap bisa membagi waktu untuk berlatih agar dapat menampilkan yang terbaik. “Kuncinya jangan sampai sekali-kali mengeluh, soalnya kalau pingin keinginannya tercapai itu harus dikejar. Nggak apa susah dulu yang penting nantinya dapat hasil yang baik.” ujar Sela, salah satu peserta dalam lomba tari ini. “Soalnya ada kata-kata proses tidak akan pernah menghianati hasil.” imbuhnya.

Lomba ini tidak hanya bertujuan untuk mengenalkan kompetisi kepada siswa, tetapi juga sebagai ajang pelestarian budaya Indonesia, khususnya tari tradisional Indonesia. Dengan adanya lomba ini, diharapkan budaya tradisional Indonesia tetap lestari, meskipun zaman terus berkembang. (zul)

Juara 2 Musikalisasi Puisi

Dalam rangka memeriahkan Pekan Cipta Seni Pelajar Malang diadakannya Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMA. Ada banyak jenis lomba dengan bidang yang sama yaitu seni. SMAN 10 Malang ikut berpartisipasi dengan mengikuti FLS2N, hanya perwakilan sekolah saja mengikuti lomba tersebut. Kegiatan FLS2N diadakan pada hari Sabtu (30/03) di SMAN 4 Malang dan SMAN 5 Malang.

Penampilan Juara 2 Musikalisasi Puisi SMAN 10 Malang

SMAN 10 Malang mendapatkan juara 2 musikalisasi puisi yang beranggotakan Baghdad dan Pieter dari kelas XI-MIPA5, Evan dan Albertus dari kelas XI-IPS3, dan Elisha dari kelas X-Bahasa. Mereka mengikuti lomba musikalisasi puisi di SMAN 4 Malang, dan ada 4 guru yang ikut ke SMAN 4 Malang, yaitu Bu Farida, Pak Rizal, Pak Fendy dan Pak Yusuf.

Untuk latihan musikalisasi musik, mereka ada yang membimbing dan waktu yang terbilang singkat.

“oh iya, trus waktu latihan kita juga agak terbilang mepet sih, kita baru bentuk tim pas di penghujung Februari, dan sempet terkendala sama waktu kumpul latihan karna ada yang sibuk urusan latihan musik di gereja, ada juga yang ngurusi pagelaran kelas.” Kata Pieter dari kelas XI-MIPA5.

Untuk lomba musikalisasi puisi ada 7 sekolah yang mengikuti lomba tersebut, dan ada beberapa sekolah yang tergolong saingan berat bagi sekolah lain termasuk bagi SMAN 10 Malang. Tetapi SMAN 10 Malang berhasil membawa pulang juara 2 musikalisasi puisi.(tar)

Meraih Juara 2 Lomba futsal

(28/03) Siswa SMA Negeri 10 kembali meraih prestasi Juara 2 se-Kota Malang dibidang olahraga futsal di Kampus STIKI. Siswa SMA Negeri 10 malang yang mengikuti perlombaan ini adalah Tim Futsal yang terdiri dari siswa kelas 10 dan kelas 11. Pada tanggal 25-26 Maret diadakan babak penyisihan, sedangkan pada tanggal 28 Maret terjadi babak semifinal dan babak final. Lomba dilaksanakan di Stiki yang berada di Champion Mandala Tidar, Jl. Puncak Mandala No.42-44, Pisang Candi, Malang.

IMG-20190328-WA0094 - Juara 2 Futsal

Mereka yang berpartisipasi berjumlah 2 orang siswa kelas 10 dan 6 orang siswa kelas 11. Siswa dibimbing oleh 2 pembina, 1 pelatih dan 1 asisten. Untuk meraih juara 2 tidak semudah yang dibayangkan, mereka tentunya harus melatih diri sendiri, kekompakan kelompok. Tidak hanya di sekolah saja, tetapi mereka juga latihan di luar sekolah. Mereka mulai fokus untuk tournament sejak 1 bulan sebelum dilaksanakannya lomba, yaitu sejak bulan Februari, 2 kali dalam seminggu.

“Komentar saya ya saya sangat bangga atas pencapaian yang diperoleh oleh Tim Futsal SMA Negeri 10 Malang, ya walaupun masih belum nomor satu tetapi dari segi permainan tim sudah memiliki teknik yang bagus dan kerjasama yang sudah tersusun jadi chemistry dalam tim sudah dapat” ujar Ferdyansyah (siswa X MIPA 3 SMA Negeri 10 Malang). Mereka juga pasti masih ingin mengharapkan yang lebih baik lagi, seperti yang sudah diujarkan oleh salah satu siswa kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 10 Malang, “Harapan kedepannya semoga tim futsal SMA Negeri 10 Malang menjadi lebih baik dan semoga bisa menjadi nomor satu di Kota Malang” ujar Anyndito Fausta Kurniawan.Semoga mereka dapat memberi contoh kepada siswa-siswi SMA Negeri 10 Malang untuk terus berprestasi.(ezy)

Persiapan Pagelaran Seni Tahunan

Pada tanggal 20 April mendatang, siswa kelas 11 SMAN 10 Malang akan menunjukan kreativitas mereka dalam acara tahunannya yaitu sebuah pertunjukan pagelaran seni. Tema dari pagelaran ini adalah “Legenda”.

Foto 1

Setiap kelas memiliki konsep yang berbeda-beda. Salah satunya kelas XI MIPA 3, mereka memilih sebuah cerita tentang Legenda Danau Kelimutu. Dalam persiapannya, mereka memanfaatkan waktu istirahat dan waktu libur mereka untuk latihan. Selama latihan, tidak sepenuhnya lancar. Terkadang ada saja halangan untuk melakukannya. Namun, mereka masih memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk mempersembahkan yang terbaik untuk pagelaran ini. Dalam sehari, mereka bisa memakan waktu 5-6 jam untuk latihan.

Foto 2

“Dengan begitu, kelas saya menjadi semakin kompak. Kegiatan ini juga dapat menambah pengetahuan kita tentang legenda yang ada di Indonesia. Saya berharap semoga pihak SMAN 10 dapat menambah acara seperti ini agar kita tidak stres ketika bersekolah, terima kasih”, ujar Eylin salah satu siswi kelas 11.

Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan dapat menghibur serta dapat menambah wawasan kita tentang legenda Indonesia.(mis)

Mengintip Pelaksanaan USBN di SMAN 10 Malang

SMAN 10 Malang kini melaksanakan USBN (Ujian Sekolah Berbasis Nasional) menggunakan komputer, atau yang biasa disebut USBNK. USBNK tahun ini diikuti seluruh siswa kelas XII yang berjumlah 304 siswa. USBN dilaksanakan pada 4 hingga 19 Maret 2019, terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pagi hari pukul 07.00-09.15 WIB, sedangkan sesi kedua pukul 09.15-11.00 WIB.

USBN 2019

Sekolah menyediakan 4 ruang untuk pelaksanaan ujian tersebut, yakni 2 Laboratorium Komputer, 1 ruang kelas Laboratorium IPS, dan 1 ruang Laboratorium Bahasa.

Saat USBN berlangsung, kondisinya sangat kondusif. Peserta mengerjakan soal-soal dengan teliti dan fokus untuk memilih jawaban yang tepat dan benar. Siswa kelas akhir, harus sungguh-sungguh mengerjakan soal dengan teliti, karena nilai ini akan tertera di ijazah yang bermanfaat untuk kariernya setelah menyelesaikan sekolah. (ran)

Pramuka : Juara 2 Putra FWKKP 2019

Senin (4/03) M. Nur Avianto atau yang kerap disapa Avan mengikuti lomba dalam rangka kegiatan Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka (FWKKP) 2019 yang berlokasi di Kabupaten Blitar. Lomba cerdas cermat yang diikuti oleh siswa kelas 11 ini memiliki sistem seperti rangking 1 dan materi yang diujikan tentang kepramukaan. Tentunya tidak mudah bagi Avan untuk memperoleh juara, “Yang dipersiapkan sebelum lomba ya belajar, setiap sore belajar tentang materi kepramukaan dari aplikasi buatan Kak Heri yang merupakan pembina kami saat FWKKP,” kata Avan

Juara Pramuka FWKKP 2019

Avan memiliki motivasi yaitu ingin memberikan sesuatu untuk SMAN 10 Malang, “Waktu ditempat lomba aku deg-degan banget apalagi baru soal pertama saja sudah banyak yang gugur, jadi aku terus berdoa dan sholawatan,” ujar siswa kelas 11 MIPA 5 ini. Tak hanya ingin membanggakan sekolah saja, Avan juga ingin menginspirasi para junior dan teman-teman pramuka yang lain agar mereka bisa terpacu semangat berkompetisinya. (dma)

Perekaman e-KTP di SMAN 10 Malang

Perekaman e-KTP program pemkot Malang dalam mempermudah akses pembuatan e-KTP, jadi SMAN 10 Malang itu masuk dalam salah satu sekolah yang dituju oleh Pemkot Malang dari 15 sekolah menengah di Kota Malang. Wakil Walikota juga hadir dalam perekaman e-KTP di SMAN 10 Malang kali ini.

Foto 1

Dengan adanya program ini akan membantu siswa untuk membuat e-KTP, karena e-KTP harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia yang sudah berumur 17 tahun. Ada syarat untuk mengikuti program ini yaitu, yang ikut mendaftar siswa berumur 17 tahun ditanggal 17 April 2019, selebihnya tidak diperbolehkan untuk mengikuti. Siswa yang mengikuti harus mengumpulkan fotocopy akte kelahiran dan kartu keluarga, masing-masing 1 lembar sebelum tanggal 18 Februari untuk segera didata.

Foto 2

Selasa(19/02) diadakan pemotretan bagi siswa yang akan membuat e-KTP di ruang multimedia. Siswa memakai baju khas SMAN 10 Malang atau seragam ketarunaan lengkap. Menurut Namira siswi kelas 11 IPS 3 mengenai pembuatan e-KTP,”Bagus banget apalagi kita kan jadi ga perlu susah-susah ngurus e-KTP ke Kantor Dispenduk Kota Malang. Terus senang juga akhirnya punya e-KTP hehe.” Pada saat tanggal 19 Februari setelah difoto, e-KTP langsung jadi. Semoga program ini masih masih berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. (vir)