HUT SMANDASA ke-18

BAPER 3.0

20 Oktober 1999 – 20 Oktober 2017

 

(21/10) Tepatnya hari Jumat tanggal 20 Oktober 2017 SMA Negeri 10 Malang yang akrab dikenal dengan SMANDASA ini berusia 18 tahun sudah, usia menginjak dewasa. Meski terbilang sekolah yang masih muda, tetapi sudah banyak menorehkan banyak prestasi, baik tingkat Kota Malang, tingkat nasional, bahkan tingkat Internasional, prestasi yang diraih oleh siswa-siswanya hingga prestasi sekolahnya.

Foto 1 - Istighosah

Kini SMAN 10 Malang hanya memiliki 1 (satu) kampus saja yaitu di Jl. Danau Grati No. 1 Malang, dikarenakan sejak Januari awal tahun ini SMAN 10 Malang kampus 2 (sekolah berasrama) beralih status menjadi SMAN Taruna Nala Jawa Timur. Meski demikian semangat SATRADHIRSA (Satvika Dhira Dhirot Saha) yang berarti Jujur – Teguh – Tekun – Rajin tetap dikibarkan oleh seluruh siswa, guru, karyawan, hingga para lulusan alumni SMAN 10 Malang sampai kapanpun.

Foto 2 - Lomba MC

Meneruskan tradisi dari Baper 1.0 hingga Baper 2.0 yang berarti “Bawa Perubahan” itulah tema yang diusung 3 tahun terakhir ini tiap kali SMANDASA merayakan hari jadinya, hari lahirnya SMAN 10 Malang tiap tanggal 20 Oktober.

Rangkaian kemeriahan HUT sekolah dimulai pada hari Jumat pagi dengan istighosah bersama dari pukul 06.30 sampai pukul 08.00 WIB, diikuti oleh seluruh warga sekolah yang beragama Islam, sedangkan siswa dan Bapak Ibu guru yang beragama selain Islam (Kristen, Katholik, dan Hindu) berkumpul di satu ruang untuk sama sama berdoa dengan dibimbing oleh Ibu Menik Sri Suyatmi.

Foto 3 - Tari

Istighosah akbar dengan dipimpin oleh Bapak H. Soegianto, salah satu guru Pendidikan Agama Islam yang paling senior memimpin memanjatkan doa untuk kesuksesan, keselamatan, dan kelancaran SMAN 10 Malang dalam berkiprah di dunia pendidikan.

Seusai berdoa bersama, kemeriahan HUT SATRADHIRSA berlanjut dengan lomba-lomba dalam rangka Bulan Bahasa, diisi dengan lomba MC, lomba Menyanyi Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, dan Bahasa Inggris, dari unsur Jawa terdapat lomba Geguritan. Peserta masing-masing lomba berasal dari perwakilan kelas dari kelas X hingga kelas XII. Para guru bahasa yang bertugas sebagai juri di semua ajang lomba Bulan Bahasa tersebut. Meskipun ada begitu banyak lomba dan peserta, hanya berlangsung pukul 11.30 saja dari babak penyisihan hingga babak final.

Foto 4 - Pembagian Hadiah Pemenang Lomba

Tidak berhenti pada hari Jumat saja, kemeriahan hari jadi sekolah berlanjut pada hari Sabtu, tanggal 21 Oktober 2017. Seluruh warga sekolah kompak mengenakan baju seragam sekolah mengikuti jalan sehat, start pukul 07.00 sambil dibagikan kupon doorprize jalan sehat, semua siswa, guru dan karyawan, tentunya Ibu Kepala Sekolah Dra. Dwi Lestari, MM sangat semangat mengelilingi Perumnas Sawojajar dengan rute yang sudah ditentukan oleh panitia siswa dari Pengurus OSIS/MPK. Tampak berjalan kaki mengular sepanjang kurang lebih 250 meter, meski santai namun bisa menyehatkan penuh dengan fun dan guyub rukun.

Foto 5 - Dance Kelas XII A 5

Tibalah di acara puncak HUT SMANDASA yakni gelar pentas seni di lapangan dalam sekolah, tampak banyak stan bazar yang berjualan guna memenuhi kebutuhan makan dan minum para siswa selama mengikuti acara dari pagi hingga sore hari nanti.

Dibuka dengan sambutan Ibu Kepala SMAN 10 Malang di atas panggung pentas seni diakhiri dengan pemotongan tumpeng nasi kuning yang diserahkan kepada Bapak Sunardi selaku Ketua Panitia HUT Sekolah, potongan tumpeng yang kedua diserahkan kepada perwakilan pengurus OSIS/MPK yang telah bersusah payah dan bekerja keras menyiapkan segala rangkaian acara HUT sekolah, mulai dari mencarikan dana sponsor dan donatur hingga pasca event.

Tim PPST

Sebagai penampil pertama dari Pemenang Soloist, Karawitan dan Tari Gambyong Pareanom, Ekskul Choir dengan membawakan dua buah lagu andalan mereka yang sudah dilatih selama beberapa hari sebelum acara puncak ini digelar, berturut-turut penampilan dari Modern Dance kelas XII A 5, Ekskul Band, Akustik, Fashion Show juga turut memberikan kemeriahan di 18 Tahun SMANDASA, sebagai perwakilan dari alumni yang baru saja lulus menyuguhkan 2 buah lagu dari grup Hexa Band. Tim PPST yang sudah seringkali mengikuti lomba dan tampil di tingkat nasional juga ikut menunjukkan kebolehannya dalam berseni tradisional. Alcont Band sebagai bintang tamu pertama yang membawakan lagunya Naif dengan judul Benci Untuk Mencintai dan beberapa buah lagu lainnya.

Foto 6 - Tari Kolosal

Unjuk talent dari Ekskul Modern Dance adalah satu satu bagian dari acara puncak pensi yang sangat ditunggu oleh semua siswa, tampil menggebrak lapangan selama 10 menit, riuhan tepuk tangan dan sorak sorak para penonton semakin menggugah semangat menuju puncak acara.

Foto 7 - Fashion Show

Setelah adzan Ashar berlanjut penampilan dari bintang tamu “WECAST” yang menggugah suasana romantis, meski peluh keringat tampak di wajah para penonton, tapi hal itu tidak menyurutkan seluruh penonton yang hadir mengikuti bernyanyi bersama lantunan lagu yang dibawakan “WECAST” diantaranya lagunya Payung Teduh – Akad.

Foto 8 - Modern Dance

Sesi puncak yang ditunggu-tunggu adalah penampilan dari EDM (Electronic Dance Music) ini adalah juga persembahan dari salah satu alumni yang barusan lulus. Tentunya lantunan beat music membuat jingkrak-jingkrak semuanya yang larut dalam hentakan musik EDM selama kurang lebih 1 jam lamanya. Perform EDM sekaligus menuntup rangkaian acara HUT sekolah dari hari Jumat hingga Sabtu sore, semoga HUT Sekolah di BAPER 4.0 tahun depan.

Pemilihan Calon Ketua OSIS dan MPK

(27/9) Siang ini tepatnya mulai pukul 14.00 akan digelar prosesi pemilihan Calon Ketua Umum OSIS dan Calon Ketua MPK SMAN 10 Malang Periode 2017 – 2018, ada 3 kandidat Ketua Umum OSIS dan 3 kandidat Ketua MPK. Kesemua kandidat ini berasal dari kelas XI yang memiliki visi dan misi yang berbeda-beda, masing-masing kandidat mengutarakan atau berkampanye keunggulan dari program kerjanya. Para Calon Ketua Umum OSIS adalah Amanullah B., M. Abrahama A., Safitri S. Sedangkan para Calon Ketua MPK adalah Rahadian T., Amarizka D., Reista Fatikah.

Kampanye Pemilihan Calon Ketum OSIS dan MPK

Secara bergantian mereka berorasi di tengah-tengah lapangan di depan seluruh siswa kelas X, XI, hingga siswa kelas XII, sebagai MC atau moderator adalah Durriyya Tsabitah dan Cyntia yang notabene mereka adalah pengurus OSIS/MPK kelas XII. Durasi menyampaikan program dan visi misi selama kurang lebih 5 menit, seusai semua calon berorasi, para siswa yang menonton diberi kesempatan untuk bertanya tentang program kerja jika terpilih, komitmen, dan kritikan. Tidak hanya para perwakilan siswa yang mengajukan pertanyaan, kesempatan serupa juga diberikan kepada Bapak/Ibu guru diantaranya Ibu Wahyu, Pak David, dan Pak Yudi.

Pengumpulan Surat Suara

Selepas orasi, seluruh siswa yang sudah mendapatkan surat suara langsung antri di depan bilik suara sederhana yang sudah disiapkan oleh panitia pemilihan. Mereka sangat antusias sekali untuk mencoblos guna menunjukkan suasana demokrasi di sekolah yang kondusif, pemilihan yang jujur dan adil, dengan prinsip “Siap Menang, Siap Kalah”.

“semoga kedepannya masa bakti pengurus OSIS/MPK yang baru dapat lebih baik lagi”, ujar Nadia Alyafira – Ketua Umum OSIS Periode 2016/2017.

Apel Pagi, Tidak Seperti Biasanya

(16/10) Awalnya pagi akan dilaksanakan pada pukul 06.30, akan tetapi karena hujan gerimis,  maka Apel Pagi ditunda, jadi semua siswa mengikuti pelajaran di kelas terlebih dahulu hingga jam ke-2 selesai. Seiring hujan gerimis sudah mereda tepat bel pergantian jam pelajaran ke-3 yakni pukul 08.15 seluruh siswa berkumpul di lapangan upacara untuk melaksanakan Apel Pagi.

Pengarahan dari Pembina Apel

Pak Sudibyo, guru Bahasa Indonesia, pagi ini bertugas sebagai Pembina Apel. Dikarenakan matahari sudah mulai meninggi, maka Pak Sudibyo memberikan aba-aba kepada seluruh peserta apel untuk duduk, dengan harapan mengurangi tingkat ketegangan siswa atau membuat suasana apel tidak formal, hal inilah yang menjadikan Apel Pagi kali ini tidak seperti biasanya.

Tidak banyak yang disampaikan Pak Dibyo dalam apel pagi ini, hanya poin-poinnya saja, diantaranya tentang perbaikan manajemen di kelas oleh pengurus kelas, tingkat kebersihan dan kerapian siswa. Ada hal yang sangat menyentuh dalam pengarahan pagi ini, yakni tentang kepekaan sosial di antara siswa, begitu juga tingkat kepekaan sosial oleh siswa kepada Bapak/Ibu guru di sekolah. Ini penting sekali untuk kelancaran program-program sekolah dan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Pak Sudbyo sbg Pembina Apel Pagi

Pembina Apel juga menyinggung tentang kesiapan panitia HUT sekolah yang akan digelar minggu ini, tanggal 20 – 21 Oktober 2017 dengan harapan agar semua agenda HUT sekolah dapat dikoordinasikan dan dilaksanakan dengan baik dan lancar.

Gempita Muharram

(14/10) “Dengan Semangat Tahun Baru Hijriyah Kita Tingkatkan Ukhuwah Dan Kepedulian Sosial Antar Sesama” itulah tema pada Tahun Baru Hijiriyah kali ini yang diselenggarakan oleh 30 siswa yang tergabung dalam Badan Dakwah Islamiyah SMAN 10 Malang.

Penampilan Albanjari

Dihelat sejak pukul 07.30 dibuka oleh perform dari Albanjari BDI SMANDASA dengan persembahan beberapa lagu nuansa Islami, dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Suci Al-Qur’an dan Sambutan dari Pak Rahmat selaku Pembina BDI SMAN 10 Malang, selain penampilan Albanjari, BDI juga mempersembahkan Nasyid lagu-lagu Islami untuk menambah semarak Gempita Muharram.

Tidak seperti biasanya di sesi ceramah mengundang ustadz atau kyai, yang berbeda kali adalah mahasiswa dari Jerman yang mengikuti program pertukaran mahasiswa antara Jerman dan Indonesia, saat ini sedang mengikuti perkuliahan di Universitas Negeri Malang. Dia bernama Kevin Mlynski, sebagai seorang mualaf, Kevin menceritakan pengalaman hidupnya selama masih tinggal di Jerman dengan berbagai tantangan dan perkembangan kehidupan muslim di Jerman. “Islam di Indonesia jauh lebih terbuka”, ujar Kevin.

Ceramah Kevin Mlynski

Sang mualaf ini dalam menyampaikan pengalaman hidupnya di depan seluruh siswa kelas X dan XI yang hadir menggunakan Bahasa Inggris, tetapi hal itu tidak menjadi kendala karena ada Ravananta Andana Putrandi, siswa kelas XI IPS I 3 yang memang fasih berbahasa Inggris begitu juga menterjemahkan Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia. Sharing pengalaman yang seperti ini bisa semakin meningkatkan motivasi anak-anak dalam belajar dan menekuni agama meski hanya 45 menit hingga 1 jam.

Rangkaian acara ditutup dengan pemilihan Putri Muslim dan pembagian santunan untuk anak yatim panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama lebih-lebih kepada yang sangat membutuhkan, semoga agenda keagamaan ini semakin meningkatkan Ukhuwah Islamiyah.

Wajah Baru di SMANDASA

(9/10) Senin pagi ini sedianya sesuai agenda adalah Gathering semua siswa dengan wali kelasnya masing-masing. Namun berubah jadi apel pagi, dikarenakan mulai hari ini SMAN 10 Malang kedatangan guru baru yang langsung dari Jepang, tentunya akan mengajar Bahasa Jepang.

Sebelum diperkenalkan kepada seluruh siswa, diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Ibu Wahyu Nuryani, dalam sambutannya Bu Wahyu menyampaikan tentang beberapa agenda HUT SMAN 10 Malang ke-18 yang jatuh pada tanggal 20 Oktober 2017 nanti.

Apel Pagi

Selain itu Bu Wahyu juga menyampaikan selamat kepada Tim Bola Basket SMANDASA atas prestasi yang telah diraih dari pertandingan yang digelar pada hari minggu kemarin (8/10) sampai ke babak semifinal.

Selanjutnya Ibu Wahyu Nuryani memperkenalkan Guru Native Speaker yang bernama Furusawa Manami, beliau berasal dari Nagoya – Jepang, Bu Furusawa memperkenalkan dirinya menggunakan Bahasa Indonesia di depan seluruh siswa kelas X, XI, dan XII selama kurang lebih 5 menit, perkenalan diakhiri dengan Bu Wahyu selaku Pembina Apel memberikan bunga kepada Bu Furusawa sebagai tanda ucapan selamat datang dan bergabung di keluarga besar SMAN 10 Malang. Bertugas di SMAN 10 Malang sampai dengan bulan Maret 2018 jadi selama 6 bulan kedepan akan menjadi assistant teaching dari Ibu Dhevi Amalia di kelas Bahasa Jepang untuk kelas XI IPS dan kelas XI IPA.

Tanda Selamat Datang di SMAN 10 Malang

Native Speaker ini berasal dari Japan Foundation melalui program Nihongo Partners, yakni kerjasama dengan semua SMA yang ada di Indonesia dibidang pendidikan, tentunya dengan adanya guru baru yang berasal dari Jepang akan membuat suasana belajar di SMAN 10 Malang berbeda dengan sebelumnya, siswa akan semakin semangat dan termotivasi untuk belajar lebih mendalam kepada orang yang langsung dan asli dari negara Jepang.

NKRI Harga Mati…!!!

(2/10) Judul itulah yang menjadi tema pada upacara bendera hari Senin ini, sesuai dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada hari Minggu, tanggal 1 Oktober kemarin. Seluruh siswa kelas X hingga kelas XII menjadi peserta upacara , begitu juga seluruh Bapak Ibu Guru dan Staff. Ibu Dwi Lestari, kepala SMAN 10 Malang bertindak sebagai Pembina Upacara selama kurang lebih 45 menit.

Foto 1

Refleksi Hari Kesaktian Pancasila bagi seluruh siswa yang notabene generasi penerus bangsa wajib menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang sudah diperjuangkan oleh seluruh elemen Bangsa Indonesia, hingga terjadinya penghianatan Gerakan 30 September 1965 oleh PKI yang telah membuktikan bahwa Pancasila Sakti.

Selain itu, Ibu Dwi Lestari menyampaikan dalam sambutannya tentang Tata Tertib siswa yang wajib dijaga dan dilaksanakan oleh seluruh siswa sebagai tolok ukur tingkat kedisiplinan dalam mengikutii Kegiatan Belajar dan Mengajar di sekolah.

Foto 2

Prestasi siswa juga disoroti oleh Kepala Sekolah, siswa yang dulunya pada saat masih di bangku SMP sering meraih prestasi dibidang akademik maupun non akademik, seyogyanya begitu menginjak bangku SMA juga menghasilkan banyak prestasi. Memang untuk meraih itu diperlukan proses, perjuangan, dan pengorbanan menuju ke tangga kesuksesan.

Ibu Kepala Sekolah menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas semua prestasi yang telah diraih untuk SMAN 10 Malang, seperti halnya prestasi yang telah diraih oleh :

  1. Pramana Herjati Putra Dionchi, Juara III Lomba Poster FLS2N Tingkat Jawa Timur Tahun 2017
  2. Ludia, Peraih Medali Emas Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  3. Ferira, Peraih Medali Emas Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  4. Febri, Peraih Medali Perak Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  5. Rage, Peraih Medali Perak Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  6. Diajeng, Peraih Medali Perak Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  7. Nabila, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  8. Salma, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  9. Adrian, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  10. Afvan, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  11. Bagus, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  12. Ryan, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017
  13. Saila, Peraih Medali Perunggu Kejuaraan Tae Kwon Do Malang Raya Tahun 2017

Foto 3

Dari sebanyak prestasi tersebut, semoga menjadi trigger atau pemicu bagi siswa lainnya untuk terus menghasilkan prestasi non akademik maupun non akademik sesuai dengan bidang keahlian masing-masing demi kejayaan SMAN 10 Malang.

Peringatan Hari Olahraga Nasional 2017

(28/9) Sebanyak kurang lebih 30 siswa SMAN 10 Malang sejak pukul 06.30 sudah berkumpul di Stadion Gajayana Kota Malang bersama ratusan, mungkin bahkan ribuan siswa lainnya untuk mengikuti upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional. Walikota Malang Abah Anton sebagai pembina upacara ini, tampak hadir pula Komandan Korem Malang, Kapolres Malang Kota, dan beberapa pejabat daerah Kota Malang lainnya.

Senam Bersama

Salah satu tujuan dari gelaran upacara ini adalah juga untuk memberikan penghargaan kepada para atlit yang berasal dari Kota Malang. Seusai upacara, seluruh peserta upacara melaksanakan senam bersama yang dipandu oleh beberapa instruktur senam Kota Malang, meskipun usia sudah tidak muda lagi, para Ibu instruktur senam tampak bersemangat dan sangat enerjik memimpin senam kesehatan.

Meski sinar matahari sudah mulai terik hal itu tidak membuat peserta mengendurkan semangatnya, karena gerakan-gerakan senam yang sangat enjoy, asyik dan irama lagu yang menggugah hormon selama 60 menit.

Selesai berolahraga, acara pindah di depan pintu timur stadion yakni pemberangkatan konvoi para atlit Kota Malang yang mendapat medali di ajang Sea Games 2017 oleh Walikota Malang, Komandan Korem Malang, dan Kapolres Malang Kota, dan pejabat daerah lainnya.