Tour University

(13/08) Sebanyak 50 Siswa kelas XII dan 4 orang guru pendamping dari SMA Negeri 10 Malang mengikuti kegiatan Tour University ke Yogyakarta. Setelah menonton pertandingan pamungkas 16 besar tim basket SMA Negeri 10 Malang di GOR Bima Sakti, pukul 20.00 siswa dan siswi yang ikut dalam kegiatan berkumpul di sekolah, setelah mendapat pengarahan dari Pak David dan doa bersama yang dipimpin oleh Pak Rahmat, rombongan berangkat menuju Yogyakarta dengan satu buah bis.

Kunjungan ke Universitas Negeri Yogyakarta

Rombongan tiba di Yogyakarta pukul 4.30 WIB, dan berhenti di Rumah Makan Grafika untuk sarapan dan bersih diri, setelah itu rombongan melanjutkan perjalanan ke Pantai Parangtritis. Hari ini, (13/08) kegiatan di Yogyakarta difokuskan pada kegiatan wisata. Setelah Pantai Parang Tritis, rombongan bergeser menuju pusat oleh-oleh di Bakpia Pathok 25, kemudian melanjutkan kegiatan ke Candi Borobudur. Setelah berkeliling di Candi Borobudur, rombongan menuju Hotel POP Yogyakarta untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan jauh. Kegiatan malam hari diisi dengan berwisata di Malioboro. Karena jarak antara hotel dan Malioboro cukup dekat, jadi bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

 Pantai Parangtritis

Senin (14/08) setelah berkemas dan check out dari hotel, rombongan memulai rangkaian Tour University, yang pertama ke Universitas Negeri Yogyakarta, disini rombongan disambut baik oleh pihak humas dalam Auditorium Universitas. Disini, pihak UNY menjelaskan tentang fakultas dan jurusan yang ada di UNY, juga bagaimana pihak kampus melaksanakan SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Mandiri, dan jalur prestasi. Setelah itu, rombongan diajak berkeliling UNY dan mampir di beberapa bangunan seperti Museum Sejarah Indonesia, Perpustakaan, dan lainnya.

Setelah Universitas Negeri Yogyakarta, rombongan melanjutkan perjalanan ke Universitas Gadjah Mada yang tak jauh dari UNY, di UGM, rombongan juga dijelaskan tentang fakultas dan jurusan yang ada, juga passing grade dan jalur seleksi.

Kunjungan di Universitas Gadjah Mada - Yogyakarta

Sebelum dijadwalkan kembali ke Malang, rombongan sempat singgah di Jogja T-Shirt untuk melihat proses pembuatan T-Shirt dan berbelanja oleh-oleh, setelah itu mampir di Solo pada sore hari, berjalan-jalan mengelilingi Keraton Surakarta menggunakan becak dan berbelanja di Pasar Klewer. Setelah itu, rombongan bertolak kembali ke Malang dan sampai di sekolah sekitar pukul 02.00 WIB. (bita)

Abah Anton Melepas Tim PPST Malang

(8/8) Meski molor dari agenda semula siang itu juga Abah Anton sapaan akrab Walikota Malang tetap hadir di SMAN 10 Malang untuk memberangkatkan Tim PPST (Paguyuban Pecinta Seni Tradisi) Malang yang terdiri dari 15 siswa dan 5 orang guru pendamping ke ajang Pementasan Pekan Teater Nasional 2017 yang akan diselenggarakan di Jogjayakarta, tepatnya di Gedung Societet – Yogjakarta dari tanggal 10 hingga 15 Agustus 2017. Nantinya Tim PPST Malang akan tampil di hari pertama yakni tanggal 10 Agustus 2017 pukul 20.00 WIB dengan membawakan drama berjudul “Jadi Diri Sendiri Saja”.

Pekan Teater Nasional 2017

Diawali dengan apel yang dihadiri oleh seluruh siswa beserta Bapak/Ibu Guru Karyawan, Abah Anton bertindak langsung sebagai Pembina Apel, selanjutnya Ibu Dwi Lestari, MM selaku Kepala SMAN 10 Malang melaporkan secara langsung dari posisi tengah lapangan di hadapan seluruh peserta apel tentang event yang akan diikuti Tim PPST Malang ke ajang pementasan tingkat nasional di Jogja. Tim yang akan diberangkatkan ini juga terdiri dari siswa SMP dan guru atau pelatih dari sekolah lain bahkan mengikutsertakan pelatih khusus teater atau seni tradisional dari Malang.

Pengalungan Selendang Secara Simbolis Sebagai Perwakilan Tim PPST Malang

Seusai Ibu Dwi Lestari melaporkan secara langsung kepada Walikota Malang, seluruh Tim PPST langsung mengambil posisi di hadapan Abah Anton untuk menerima pengalungan selendang kepada Alisa Maurila (Kelas XII IPS G 5) sebagai perwakilan tim dan memberikan salam secara langsung kepada seluruh tim, dengan harapan nantinya dapat membawa harum nama Kota Malang di kancah nasional.

Quiz Abah Anton untuk siswa Satradhirsa

Ada yang unik dari sambutan Abah Anton, beliau menyampaikan baru kali pertama ini menjadi Pembina Apel di sekolah, ini sekaligus menjadi kehormatan bagi SMAN 10 Malang, otomatis mendapat sambutan applaus tepuk tangan dari seluruh peserta apel yang hadir. Abah Anton hadir dengan didampingi oleh Ibu Zubaidah selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang.

Pemberangkatan menuju Jogja

Selepas memberikan sambutannya, sepertinya Abah Anton belum mau beranjak dari SMAN 10, secara spontan dan tentunya hal ini tanpa diduga oleh semua orang bahkan tidak direncanakan sebelumnya. Abah Anton meminta perwakilan siswa sebanyak 10 – 15 anak untuk maju ke depan, mereka diminta untuk menyebutkan Lima Sila Pancasila dengan tepat dan benar, karena jika dapat menyebutkan dengan benar maka siswa tersebut akan mendapat hadiah uang sebesar 100 ribu rupiah. Meski begitu, ada saja yang tidak dengan hafal menyebutkan lima tersebut karena grogi tampil di depan Walikota Malang dan disaksikan oleh seluruh siswa dan guru. Sontak acara dadakan tersebut membuat suasana lapangan menjadi cair.

Di akhir agendanya di SMAN 10 Malang, Abah Anton melepas langsung satu per satu Tim PPST Malang naik ke bis sekolah untuk berangkat menuju ke Jogja.

Go DBL SMANDASA !!!

Perjuangan Belum Berakhir

GOR Bima Sakti kembali diriyuhkan dengan semangat pejuang DBL tahun ini. SMAN 10 Malang sendiri mengirimkan 12 pemain putra pilihannnya yang siap melampaui skor tim lawan dengan coach Avo, coach assistent Marvell, dan manajer tim Fryan. Dengan melihat kilas balik tahun lalu SMAN 10 Malang masih gagal memasuki 16 besar. Pada tanggal 3 Agustus 2017 jam 14.00 WIB, tim Satradhirsa ini melawan SMAN 1 Kepanjen yang berhasil dikukuhkan dengan skor 25-15.

GOR Bima Sakti - Malang

Tak bisa dipungkiri, pemain nomor punggung 8 yaitu Abimanyu Bhaskara menjadi penyumbang skor dengan 4 kali berturut-turut memasukkan bola ke dalam ring. Hal ini dikarenakan adanya technical fouls dari SMAN 1 Kepanjen yang tidak memainkan 5 pemainnya.

Pemain-pemain lainnya pun juga banyak memegang peran penting dalam permainan ini seperti, Si gesit Nur Zaini, Yosiya Irvan sang center, dibantu tubuh besar Archie Mahardika dan Claryan Wicaksono sebagai shooting guard. Mereka bermain sangat kompak.

Pertandingan SMAN 10 Malang vs SMAN 1 Kepanjen

Pada tanggal 5 Agustus 2017 tepat pukul 16.00 WIB, mereka bertanding lagi dengan lawan yang cukup kuat yaitu MAN 3 Malang, skor yang didapat pun juga tidak mengecewakan para supporter yang berjumlah ratusan. SMAN 10 berhasil meraih skor 39-26. Angka yang memuaskan sebanding dengan usaha yang mereka lakukan.

Pertandingan berikutnya, SMAN 10 Malang akan melawan SMAK St. Albertus Malang pada 12 Agustus 2017 pukul 16.00 WIB. Semoga mereka berhasil seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya, dan dapat mengharumkan nama sekolah. Semangat pejuang Satradhirsa!(cantika)

Apel Pagi

(24/7) kegiatan hari ini di sekolah diawali dengan Apel Pagi yang dipimpin oleh Bapak David selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Sejak pukul 06.30 seluruh siswa, Ibu Kepala Sekolah beserta Bapak/Ibu Guru dan Staff sudah bersiap di lapangan upacara. Pengibaran bendera merah putih mengawali apel pagi, dilanjutkan dengan sambutan Pembina apel yang disampaikan oleh Pak David.

Apel Pagi

Dalam sambutannya Pak David menyampaikan kepada seluruh siswa tentang pentingnya seluruh siswa mentaati peraturan atau tata tertib sekolah demi kelancaran proses belajar mengajar. Termasuk bagaimana prosedur perijinan siswa untuk mengikuti kegiatan di dalam ataupun di luar sekolah hingga bagaimana prosedur perijinan jikalau siswa tersebut sedang sakit atau lainnya. Hal ini sangat penting artinya untuk disampaikan kepada seluruh siswa, terlebih lagi ini adalah masa-masa awal bagi seluruh siswa kelas X baru yang masih 1 minggu mengenyam pendidikan di lingkungan SMAN 10 Malang.

Pagi ini tidak hanya warga sekolah yang mengikuti apel pagi, tetapi juga hadir mengikuti apel pagi sebanyak 28 mahasiswa dari Universitas Negeri Malang yang akan mengikuti KPL atau Kajian Ptaktik Lapangan di SMAN 10 Malang selama kurang lebih 6 minggu, pagi ini adalah hari pertama mereka melaksanakan KPL di sekolah ini.

Mahasiswa KPL UM

Pak David dalam sambutannya juga mengucapkan selamat kepada seluruh siswa kelas X yang sudah masuk ke dalam peminatan atau penjurusan baik di kelas MIPA, IPS, atau bahkan kelas Bahasa. Sekolah berharap para siswa menghasilkan prestasi sebanyak mungkin untuk kemajuan pengembangan pendidikan di SMAN 10 Malang.

Penutupan MPLS 2017

Rabu pagi (19/07) pukul 6.30, seluruh calon peserta didik SMAN 10 Malang sudah bersiap di lapangan upacara untuk mengikuti apel pagi MPLS hari terakhir, mereka tampak begitu semangat karena hari ini mereka akan resmi menjadi siswa SMAN 10 Malang.

Kerja Bakti

Apel pagi kali ini berlangsung tertib dan lancar. Seusai apel, seluruh calon siswa bersiap untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya, yaitu kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah.

Kegiatan selanjutnya adalah perform kelas, kegiatan ini berlangsung dengan meriah, seluruh kelas menampilkan kebolehan mereka dalam menyanyi, akting, stand up comedy dan unjuk keterampilan lainnya. Selanjutnya seluruh peserta menuju ke aula untuk mengikuti penyuluhan dari tim BNN Kota Malang tentang bahaya narkoba.

Penutupan MPLS ditandai dengan Pelepasan Tanda Peserta MPLS

Seluruh peserta tampak antusias dalam penyuluhan ini. Selanjutnya peserta kembali ke lapangan untuk memberi surat kagum kepada kakak panitia MPLS, tidak hanya memberi surat kagum, beberapa dari mereka juga memberikan coklat kepada kakak yang mereka apresiasi. MPLS 2017 diakhiri dengan apel siang dengan pembina Bapak Sunardi yang juga meresmikan seluruh calon peserta didik menjadi peserta didik SMAN 10 Malang.(nova)

Latihan Kedisiplinan Satradhirsa

(19/7) Dalam rangka kegiatan awal semester di tahun pelajaran 2017-2018, SMAN 10 Malang bekerjasama dengan pihak Tentara Nasional Indonesia dalam hal ini AJENDAM Kota Malang melaksanakan Latihan Kedisiplinan bagi seluruh siswa kelas XI dan XII berjumlah 527 siswa.

Ibu Kepala SMAN 10 Malang beserta Tim Instruktur dan Bapak Ibu Guru SMAN 10 Malang

Kegiatan latihan kedisiplinan yang berlangsung selama 2 hari, hari Selasa dan Rabu, pada tanggal 18 dan 19 Juli 2017 setiap harinya dimulai pukul 07.00 hingga pukul 12.00 WIB. Hari pertama latihan kedisiplinan diawali dengan upacara pembukaan bertempat di lapangan utama AJENDAM oleh Ibu Dwi Lestari selaku Kepala SMAN 10 Malang. Para siswa didampingi oleh 10 orang guru dari SMAN 10 Malang setiap hari, sedangkan dari pihak AJENDAM mengerahkan 38 orang instruktur untuk melatih para siswa dengan tiga macam materi yakni materi PBB (Pelatihan Baris Berbaris), Kedisiplinan, dan Motivasi.

Latihan PBB Putra

Latihan kedisiplinan ini sangat penting bagi semua pelajar karena berguna untuk melatih dan meningkatkan disiplin siswa dalam menempuh pendidikan di sekolah hingga lulus nanti. Bapak David, M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan menyampaikan bahwa dengan kegiatan ini diharapkan anak lebih meningkatkan kesadarannya untuk disiplin bukan karena orang lain, disiplin adalah tuntutan diri sendiri bukan karena dituntut oleh orang lain, disiplin tidak identik dengan kekerasan, maka dari itu persepsinya harus diubah untuk bisa menjadi disiplin tidak selalu harus dengan kekerasan atau pembelajaran yang kaku.

Latihan PBB Putri

Tujuan jangka pendek pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dalam arti bahwa untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah itu dibatasi oleh sekian banyak aturan atau tata tertib siswa, maka dari itu seluruh siswa harus bisa menyesuaikan atau beradaptasi dengan segala peraturan tersebut. Jika seluruh siswa didalam diri masing-masing sudah memiliki kesadaran untuk berlaku disiplin, maka otomatis kegiatan belajar mengajar di sekolah akan berjalan lancar dan tertib.

Penutupan Kegiatan Latihan Kedisiplinan SMAN 10 Malang

Sedangkan untuk tujuan jangka panjang adalah latihan kedisiplinan akan berdampak positif bagi para siswa dimanapun dia berada selalu mengikuti aturan karena di dalam dirinya sudah memiliki kesadaran untuk berdisiplin.

MPLS Hari Ke-2

Selasa pagi (18/7) seluruh calon peserta didik SMAN 10 Malang bersiap mengikuti  MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) hari ke-2 yang diawali dengan apel pagi dengan pembina apel Bapak Hariyanto. Selanjutnya seluruh siswa menuju kelas masing-masing untuk mengikuti materi mengenai manfaat dan dampak teknologi informasi dan dilanjutkan dengan sharing  pengalaman oleh narasumber dari berbagai profesi. Seluruh peserta tampak semangat dan antusias mengikuti kegiatan ini.

Apel Pagi

Selanjutnya peserta mengikuti Focus Group Discussion mereka kembali ke kelas untuk mengikuti materi dari guru pendamping. Selanjutnya siswa bergegas menuju lapangan untuk evaluasi kegiatan hari ini dan dilanjutkan dengan apel siang dan siswa kembali ke rumah.(nova)