Pelatihan Menulis Kreatif Bantu Tumbuhkan Minat Menulis Siswa

(26/5) Pelatihan Menulis Kreatif “Sehari Menulis” yang diselenggarakan di SMAN 10 Malang, pada tanggal 21 Mei 2021, terbagi menjadi 2 kelas. Adalah kelas pertama, yaitu Kelas Umum, yang di dalamnya membahas beberapa hal yang berkaitan dengan cerpen, puisi, dan kiat-kiat menulisnya. Kemudian kelas kedua, adalah Kelas Jurnalistik, yang didalamnya membahas seputar dunia Jurnalistik, khususnya Jurnalistik Televisi.

Kelas Umum diisi oleh Bu Fatimah yang merupakan seorang guru Bahasa Indonesia di SMK Batu, sekaligus penulis novel, cerpen, dan puisi tingkat nasional. Kelas ini dihadiri kurang lebih 10 orang yang terdiri dari perwakilan OSIS dan perwakilan murid per kelas. Di akhir acara, kelas cerpen ini mempersilahkan peserta seminar untuk menuangkan ilmu yang baru saja mereka dapat dengan cara membuat karya tulis, diantaranya boleh berupa cerpen, puisi, dalam durasi kurang lebih 30 menit.

Sedangkan kelas Jurnalistik diisi oleh Pak Arif, yang merupakan salah seorang jurnalis Televisi senior di ATV Batu. Kelas Jurnalistik dihadiri oleh 8 orang siswa, yang mana 4 diantaranya adalah siswa-siswi yang ekskul jurnalistik, sedangkan sisanya merupakan perwakilan pengurus OSIS dan perwakilan siswa per kelas.

Menariknya, kelas yang diisi oleh Pak Arif ini, tidak hanya membahas dunia jurnalistik dan tulis menulis saja. Beliau menyuguhkan peserta pelatihan dengan menekankan sharing pengalaman. Beliau memancing peserta dengan pertanyaan non-retoris yang membuat audiens tidak hanya menanggapi dengan satu-dua kata, melainkan satu atau lebih kalimat.

Kelas ini juga tidak mewajibkan peserta membuat karya tulis, hanya saja tetap ada evaluasi dari Waka Kesiswaan terkait kegiatan pelatihan. Di akhir acara, Pak Arif juga Bu Fatimah berharap semoga melalui pelatihan ini, mampu membangkitkan semangat menulis dan membaca karena generasi muda saat ini cenderung berfokus pada gawai mereka. Pak Arif juga berpesan, sebagai generasi muda yang berilmu, kita harus pandai-pandai mengolah informasi yang seliweran di jagat maya dengan sebijak mungkin.

Salam literasi! (ymg)

Juara 2 News Anchor Tingkat Jatim

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan dan Pers Nasional, UKM AKTUAL Universitas Wijaya Kusuma Surabaya menyelenggarakan Lomba News Anchor se-Jatim. Lomba yang diselenggarakan secara online dengan upload video ke IGTV akun instagram peserta masing-masing. Dari SMA Negeri 10 Malang terdapat 3 siswi yang berpartisipasi yaitu Diva Thieva Chova, Nathania Michelle Sahertian, dan Kania Talitha Salsabila Shofyudin. Walaupun waktu pendaftaran sampai penilaian tergolong singkat, mereka tetap berjuang dan berdoa untuk menghasilkan yang terbaik.

Lomba yang diikuti berbagai SMA di Jatim ini memuat tema “Remaja Milenial Bebas Bekarya”. Peserta bebas memilih tema yang akan diupload di IGTV. Mereka memperebutkan juara 1 dan juara 2. Salah satu News Anchor dari JTV yaitu Deasy Denovi menjadi juri dari lomba ini. Selain menentukan pemenang, juri juga memberi penilaian langsung pada setiap peserta melalui zoom.

Hasil pengumuman yang diselenggarakan pada 8 Mei 2021 via zoom ini, dari berbagai SMA se-Jatim, salah satu siswi dari SMA Negeri 10 Malang yaitu Diva Thieva Chova berhasil meraih juara 2 lomba News Anchor se-Jatim. Hal ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi SMA Negeri 10 Malang untuk terus belajar dan mempunyai keinginan mencoba hal baru. (red)

XII MIPA 1: Berbagi Rezeki di Bulan Ramadhan

Berbagi dapat menumbuhkan jiwa kemanusiaan dalam diri manusia. Sebagai realisasi dari sikap peduli terhadap sesama. Siswa XII MIPA 1, SMA Negeri 10 Malang menggelar kegiatan bakti sosial yang bertemakan “Ya… Ramadhan Berkah Bahagia”. Kegiatan ini dilaksanakan dua kali pada tanggal 27 April 2021 di lingkungan Yayasan Peduli Kasih Kisah Nyata dan Jeritan Hati (KNDJH). Kedua pada tanggal 2 Mei 2021 di Panti Asuhan Darul Jundi dan Panti Asuhan Yasibu. Tempat tersebut dipilih sebagai rekomendasi dari wali kelas XII MIPA 1 dan dibilang sangat membutuhkan bantuan, selain itu adanya panti jompo sekalian untuk menjenguk orang-orang yang sudah sepuh.

Bantuan yang disalurkan berupa sembako (beras, gula, minyak goreng), perlengkapan mandi (sabun, shampoo, detergen) dan juga baju-baju masih layak pakai. Kegiatan ini dikoordinasi oleh Rachmita Aulia dan Najah Naura, serta diikuti oleh sebagian siswa XII MIPA 1, wali kelas dan perwakilan wali murid. Harapan dari dilakukan kegiatan Bakti Sosial ini bisa membantu untuk mencukupi kebutuhan dihari-hari kedepannya.

“Kegiatan bakti sosial ini mengajarkan kita untuk saling peduli, mewujudkan rasa cinta kasih, dan saling menolong bagi mereka yg membutuhkan uluran tangan.” ujar Rizkia Mutiara Rani, siswa XII MIPA 1. Kita dilahirkan sebagai manusia, manusia yang memerlukan orang lain untuk hidup dan indahnya berbagi kepada sesama untuk mempererat tali persaudaraan dan membantu saudara kita. (gya)

Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar

(3/5) Upacara bendera Hari Pendidikan Nasional di SMAN 10 Malang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 3 Mei 2021 yang diikuti oleh seluruh Guru dan Staff. Ibu Dr. Husnul Chotimah, M.Pd selaku Kepala Sekolah bertindak sebagai Pembina Upacara, dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid-19 upacara yang digelar ini tidak mengikutsertakan seluruh siswa, hanya saja sebagian kecil dari Tim Paski yang bertugas. Jalannya upacara dan seluruh peserta upacara tetap mengedankan protokol kesehatan dengan baris berjarak dan mengenakan masker.

Meski upacara bendera dalam rangka Hardiknas ini digelar di masa keprihatinan bersama karena wabah dunia, upacara tetap berjalan tertib, lancar, dan hikmat yang dimulai sejak pukul 07.00 hingga pukul 08.00 WIB di lapangan upacara sekolah.

Semoga pandemi Covid-19 ini segera mereda sehingga proses Kegiatan Belajar Mengajar dapat dilaksanakan secara luring atau tatap muka seperti sedia kala. (red)

Kartini Masa Kini: Berani Berkarya dari Rumah di Kala Pandemi

(1/5) Hari Kartini yang setiap tahun jatuh pada tanggal 21 April ini diperingati dalam rangka hari lahir Ibu Kartini, yang dikenal sebagai seorang pahlawan nasional yang memperjuangkan hak-hak dan suara wanita. Biasanya dirayakan dengan cara memakai baju adat atau pakaian kebaya untuk perempuan, dan batik untuk laki-laki. Biasanya pula peringatan ini dimulai dengan melaksanakan apel pagi dan dilanjutkan parade keliling mengenakan baju adat.

Namun, pada tahun 2021 ini, Hari Kartini dirayakan sedikit berbeda. Tahun ini mungkin tidak dirayakan dengan rangkaian acara yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2021 ini, SMAN 10 Malang ikut meramaikan Hari Kartini dengan cara mengadakan beberapa topik lomba. Proses pembuatan karya pun dilakukan dari rumah, dan tentunya tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Lomba tersebut diantaranya adalah lomba pidato, lomba menulis essay, lomba kreativitas daur ulang sampah, lomba tiktok, dan lomba fotografi. Lomba ini diikuti oleh semua kelas dan masing-masing dari lomba tersebut, diambil 3 pemenang.

Salah satunya adalah lomba pidato yang juara 1-nya diraih oleh Theofillia Saras yang mengambil tema Born To Be A Wonderful Woman, atau yang dalam Bahasa Indonesia berarti Lahir Untuk Menjadi Seorang Wanita Luar Biasa. Ini menandakan bahwa Kartini Masa Kini dapat berkarya dari rumah sama baiknya seperti berkarya yang langsung terjun ke lapangan.

Karena sesungguhnya, Kartini bukan hanya satu orang yang memiliki lengkap Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat, melainkan adalah seluruh wanita hebat yang memperjuangkan mimpinya dan mampu beradaptasi dan melahirkan karya dimana saja.

Dengan semangat Raden Ajeng Kartini yang mengalir di darah wanita Indonesia, mari kita mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19, menuju generasi yang cerdas, sehat, dan cemerlang. (ymg)

Membanggakan, SMA Negeri 10 Malang Raih Medali Emas di Ajang National Science and Engineering Competition 2021

Berita gembira kembali datang mengharumkan nama sekolah untuk kesekian kalinya. Siswa SMA Negeri 10 Malang kembali menoreh prestasi di ajang kompetisi nasional. 5 tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) berhasil meraih posisi sebagai all finalist dengan karya penelitian yang cemerlang dan inovatif. Diantaranya tim pertama dengan karyanya ‘Edible Straw’ oleh Aaisyah Nursalsabiil dan Adinda Kristi sebagai pemanfaatan limbah ampas apel pengganti plastik. Lalu tim kedua dengan karya ‘Air Filter Scented Mask’ oleh Muhammad Arvian dan Gemelly Adillah sebagai inovasi masker kain 3 lapis dengan penambahan sekat udara, filtrasi dan aroma daun mint. Tak kalah dalam menciptakan produk yang kreatif, tim ketiga dengan karya ‘Nebulizer Clitoria ternatea’ oleh Revazaki Jauza dan Ittaqy Salma sebagai penelitian terhadap efektivitas teh Bunga Telang dan Nebulizer Tenaga Manusia. Berikutnya tim keempat dengan karya ‘Waste Cooking Oil Untuk Aromaterapi’ oleh Salisa Aminia dan Nandya Nur sebagai pemanfaatan minyak jelantah yang diolah menjadi padatan aromaterapi. Dan tim yang terakhir, tim kelima dengan karya ‘Hand Sanitizer Ocimum basilicum L. dan Aloe Vera’ oleh Nabilah Rizka dan Hashifa Nadhifatul sebagai pemanfaatan daun kemangi dan lidah buaya untuk menciptakan hand sanitizer alami.

Melakukan penelitian, perancangan karya, dan pengembangan produk mulai awal tahun 2021, serta tak luput dari bimbingan dan arahan Pak Rizki Nuri Setiawan selaku guru Biologi SMA Negeri 10 Malang. Kelima tim berhasil melewati babak penyisihan semi finalis dengan mengirim jurnal penelitian, dilanjutkan dengan mengunggah poster penelitian dan video presentasi di kanal youtube KIR SMA Regina Pacis Bogor. Setelah berhasil melewati tahap semifinalis, kelima tim berhasil melaju menuju posisi finalis dan mengikuti kegiatan presentasi via zoom selama 3 hari mulai 23 April 2021- 25 April 2021. Olimpiade ini membutuhkan perjuangan kurang lebih 4 bulan.

Perjuangan mereka nyatanya membuahkan hasil yang membanggakan, penelitian Revazaki Jauza dan Ittaqy Salma bertajuk ‘Efektivitas Teh Bunga Telang (Clitoria ternatea) dan Nebulizer Tenaga Manusia untuk Membantu Pernafasan Pasien Isolasi Mandiri Covid-19’ berhasil mencuri perhatian dewan juri dalam olimpiade nasional ini. Mereka membawa pulang medali emas pada ajang National Science and Engineering Competition (NSEC) 2021. Mereka berhasil bersaing dengan banyak tim dari berbagai kota di Indonesia seperti Bali, Jakarta, Bogor, Samarinda, Pemalang, Depok. Selain itu prestasi lainnya disabet oleh Muhammad Arvian dan Gemelly Adillah yang berhasil mendapat posisi best video presenter dengan total 1841 views dan 425 likes/12 April. Prestasi ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa siswa SMA Negeri 10 Malang juga tidak kalah dalam bidang inovasi dan penelitian. (gya)