(24/5) TAS atau Tenaga Administrasi Sekolah yang dulunya lebih dikenal dengan sebutan TU (Tata Usaha) adalah garda terdepan dalam layanan sekolah mulai dari tenaga satuan pengamanan, terima tamu, tenaga layanan khusus seperti tenaga kebersihan, laboran, hingga tenaga administrasi yang berada di dalam kantor administrasi sekolah.

Kian lama tuntutan akan layanan sekolah publik, utamanya SMA Negeri harus semakin maksimal untuk memberikan layanan yang prima kepada masyarakat sebagai wujud dari tanggungjawab dan kewajiban lembaga pendidikan umum.

SMA Negeri 10 Malang melalui program UPM (Unit Penjamin Mutu) menyelenggarakan workshop TAS (Tenaga Administrasi Sekolah) yang diikuti oleh Kepala TAS Ibu Rindu Warah Astutie, S.Pd., Tenaga Administrasi mulai dari Pelaksana/Staff Humas, Kesiswaan, Sarana dan Prasarana, Ketenagaan hingga pelaksana administrasi bidang Akademik/Kurikulum. Begitu juga tenaga layanan khusus yang terdiri dari para laboran, tenaga kebersihan, pengemudi, hingga tenaga satuan pengamanan sekolah wajid ikut serta dalam workshop TAS.

Workshop diadakan di ruang aula utama sekolah, mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB yang menyajikan tema “Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Wujud Layanan Prima Setiap Saat”. Adalah Bapak Drs. Agus Hariyono, M.M. selaku pemateri workshop kali ini yang kesehariannya beliau menjabat sebagai Pengawas Pembina Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kota Malang dan Kota Batu. Dalam paparan materinya Pak Agus menekankan akan pentingnya pemahaman terhadap Kompetensi dan Tupoksi TAS sebagai dasar dan ukuran dalam meningkatkan kinerja untuk memberikan layanan terbaik.

Begitu dengan Bapak Drs. Sasongko, S.Pd., M.M. selaku Kepala SMAN 10 Malang dalam sambutannya juga menginginkan bahwa seluruh TAS harus memiliki dan meningkatkan kompetensinya sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing sehingga dapat meningkatkan kinerja atau kualitas pekerjaan. (red)

Workshop TAS: Wujud Layanan Prima

Leave a Reply

Your email address will not be published.